Home HL Kaca Mobil Wartawan Online Pecah, Diduga Dilempar Batu Oleh OTD

Kaca Mobil Wartawan Online Pecah, Diduga Dilempar Batu Oleh OTD

128
0
Laporan Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews – Lantaran diduga hendak meminta bahan bakar minyak (BBM) membuat  Erni (41) yang merupakan seorang wartawan media online di Kota Palembang dilempari dengan batu saat melintas di Jalan Mayjend Yusuf Singadekade, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (8/3/2017) siang.
Akibatnya, dari kejadian itu kaca mobil merek Ayla nopol BG 7746 XR yang ditumpanginya mengalami pecah, sedang korban Erni mengalami luka dibibir, sehingga harus mendapat perawatan intensif di RS Siti Khodijah Palembang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian naas yang menimpa korban berawal saat dirinya bersama temannya Hendra Saputra (44) hendak berangkat ke luar kota, dengan mengendarai sebuah mobil Ayla. Namun sebelum berangkat, korban sempat mampir terlebih dahulu ke sebuah depot Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ada di kawasan Kertapati Palembang. Akan tetapi, dikarenakan bensin sedang habis, korban hanya diberi uang Rp 100 ribu.
“Kami ini mau ke luar kota, namun mampir dulu ke depan Dipo mau meminta minyak,” kata Erni yang masih dirawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Siti Khadijah Palembang.
Dikarenakan minyak sedang tidak ada, korban pun berencana ingin mengisi BBM di stasiun pengisian yang berada di kawasan Jalan Yusuf Singadekade, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang. Ketika didalam perjalanan itulah, mobil yang dikemudikannya diduga dilempari seseorang dengan batu, hingga akhirnya mobil yang dikendarainya mengalami pecah dan lemparan Batu menganai bibir korban.
“Saya mendengar suara letusan, dan ketika itu juga pandangan saya langsung hilang. Saya rasa tidak ada orang bermotor di samping saya, dan tidak ada orang yang dicurigai,”katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menjelaskan pihaknya sudah mendatangi korban di RS Siti Khadijah dan melakukan pemeriksaan kendaraan yang dikemudikan korban. Sehingga, tim gabungan Polresta Palembang dan Polda Sumsel langsung menindak lanjuti laporan tersebut,” jelasnya.
“Dari olah tempat kejadian perkara dan termasuk uji kandungan meterial anak peluru dari bekas serpihan kaca, tidak menemukan kandungan timah di pecahan kaca tersebut. Hasil pemeriksaan dokter rumah sakit, luka yang dialami korban dimungkinkan akibat benturan benda tumpul.
Oleh karena itu sangat kecil kemungkinan terjadinya penembakan. Namun, kasus ini akan tetap kita dalami dan telusuri saksi-saksi terlebih dahulu, guna mencari tau siapa pelakunya,” tukasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here