Home HL LEGMAS PELHUT Muba Luncurkan Gerakan Peduli Sungai

LEGMAS PELHUT Muba Luncurkan Gerakan Peduli Sungai

129
0

Laporan Cin

Muba,-jodanews.com – LEGMAS PELHUT Musi Banyuasin dibawah Komando Suharto meluncurkan program peduli terhadap lingkungan khususnya sungai di wilayah Musi Banyuasin(Muba).Tujuan program ini kedepan agar dapat dipungsikan sebagai tempat usaha dan menjaga habitat yang ada di sepanjan DAS Sungai itu kata Suharto di kantornya (14/6/2020).

Gerakan ini adalah upaya konservasi Sungai dan daerah aliran Sungai Kabupaten Musi Banyuasin kedepan sehingga masyarakat dan para pelaku usaha mencintai sungai yang nantinya sungai akan terlindungi termasuk kekayaan sungai sebagai penunjang kehidupan dan ekonomi masyarakat.” ujar Ketua LEGMAS PELHUT Musi Banyuasin .

Dikatakannya bahwa lemba yang ia pimpin mebuka diri dengaan elmen lain untuk mewujutkan cita -cita itu.Baik pemerintah maupun suasta yang satu visi dan misi dalam program itu katanya
Suharto menghimbau pada masyarakat agar Tidak membuang sampah sembarangan di sungai.
Membuang sampah sembarangan disungai akan mengakibatkan sungai tercemar dan bisa saja tidak dapat kita gunakan lagi.
Mengingat banyak manfaat sungai itu diantaranya adalah: untuk irigasi pengairan sawah, untuk cadangan air.Menanam pohon di daerah aliran sungai.Penanaman pohon pada daerah aliran sungai sangat bermanfaat karena akar- akar pohon tersebut dapat menahan air yang meluap pada saat musim hujan tiba dan dapat menyimpan cadangan air sehingga pada saat musim kemarau tidak mengalami kekeringan.

Suharto juga meminta Jangan menggunakan sungai sebagai sarana buangan seperti toilet (buang air kecil dan besar) dan jangan mencuci di sungai Kebiasaan orang yang membuang kotoran dan mencuci di sungai sangatlah berbahaya bagi kualitas sungai tersebut, kotoran dan limbah deterjen dapat merusak Ph air dan membuat air sungai menjadi tempat bibit penyakit bersarang. Dia juga mengatakan Tidak menangkap ikan dengan bahan kimia, sengat listrik (sentrum), pukat harimau, dan alat yang membahayakan.Penangkapan ikan disungai dengan bahan kimia, sengat listrik atau alat lainnya yang membahayakan sangat berbahaya untuk benih-benih ikan yang masih kecil.
Prhal tersebut mempengaruhi ekosistem sungai, ikan yang seharusnya belum siap untuk di tangkap justru mati karena kesalahan penggunaan peralatan tangkap.kata Suharto

“Maka dari itu kita sebagai masyarakat yang peduli dengan sungai, haruslah menjaga sungai dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi Pencemaran disungai’ yang merusak lingkungan alam.
Dengan upaya gerakan ini adalah memberi. kesadaran semua pihak dan mengikutsertakan peranserta
masyarakat untuk mendukung konservasi dan pelestarian sungai di Kabupaten Musi Banyuasin Salam Masyarakat Pencinta Sungai Legmas Pemhut Muba tambah Suharto dan Gerakan ini adalah upaya konservasi Sungai dan daerah aliran Sungai Kabupaten Musi Banyuasin. Berikut himbauannya :
1. Tidak membuang sampah sembarangan di sungai.
Membuang sampah sembarangan di sungai akan mengakibatkan sungai. tercemar dan bisa saja tidak dapat kita gunakan lagi. Manfaat sungai diantaranya adalah: untuk irigasi pengairan sawah, untuk cadangan air.
2. Menanam pohon di daerah aliran sungai.Penanaman pohon pada daerah aliran sungai sangat bermanfaat karena akar- akar pohon tersebut dapat menahan air yang meluap pada saat musim hujan tiba dan dapat menyimpan cadangan air sehingga pada saat musim kemarau tidak mengalami kekeringan.
3. Jangan menggunakan sungai sebagai sarana buangan seperti toilet (buang air kecil dan besar) dan jangan mencuci di sungai Kebiasaan orang yang membuang kotoran dan mencuci di sungai sangatlah berbahaya bagi kualitas sungai tersebut, kotoran dan limbah deterjen dapat merusak Ph air dan membuat air sungai menjdi bibit penyakit.
4. Tidak menangkap ikan dengan bahan kimia, sengat listrik (sentrum), pukat harimau, dan alat yang membahayakan. Penangkapan ikan disungai dengan bahan kimia, sengat listrik atau alat lainnya yang membahayakan sangat berbahaya untuk benih-benih ikan yang masih kecil. Hal tersebut mempengaruhi ekosistem sungai, ikan yang seharusnya
belum siap untuk di tangkap justru mati karena kesalahan penggunaan peralatan tangkap.
Maka dari itu kita sebagai masyarakat yang peduli dengan sungai, haruslah menjaga sungai dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi Pencemaran disungai’ yang merusak lingkungan alam.
5. Upaya gerakan ini adalah memberi. kesadaran semua pihak dan mengikutsertakan peranserta masyarakat untuk mendukung konservasi dan pelestarian sungai di Kabupaten Musi Banyuasin

(editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here