Laporan : Meida Sari
PALEMBANG, Jodanews -Lantaran sering mengaku sebagai anggota TNI, akhirnya Sutriono (27) diamankan petugas Polsek Kertapati Palembang. Saat diamankan anggota, pria yang bekerja sebagai sopir ini tertangkap tengah mengedarkan narkoba jenis shabu. Tersangka Sutriono berhasil ditangkap petugas saat hendak mengedarkan barang haram di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Abi Kusno, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang, Rabu (24/8) malam. Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa shabu seberat 0,2 gram seharga Rp200 ribu, bong, satu kantung klip bening dan airsofgun lengkap dengan amunisinya. “Kita mendapat informasi, kalau pelaku sering mengaku sebagai anggota TNI, tapi setelah kita cek keanggotaanya tidak ada,” ungkap Kapolsek Kertapati Palembang Iptu Deli Haris, saat gelar tersangka dan barang bukti di Mapolsek Kertapati Palembang, Kamis (25/8). Dari pengakuan tersangka, menurutnya, airsofgun tersebut dilengkapi surat menyurat dari Perbakin Sumsel dan selama memilikinya, airsofgun tersebut tidak pernah digunakan untuk melakukan aksi kejahatan. “Tapi, kita tidak percaya begitu saja dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka ini akan dikenakan Pasal 114 dan 112 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tuturnya. Sementara itu, pengakuan tersangka Sutriono, ia menjual narkoba sudah sejak tiga bulan terakhir karena sedang butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti, bayar kredit motor dan rumah,”jelasnya. Menurut dia, barang haram tersebut didapatnya dari seorang bandar berinisial JK (DPO) yang tinggal di kawasan 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. “Saya sudah setahun pakai narkoba, tapi jadi pengedar baru tiga bulan ini. Hasilnya, tergantung orang yang pesan, kadang Rp50.000 sampai Rp100 ribu,” kata dia. Disinggung mengenai kepemilikan airsoftgun yang ditemukan dirumahnya, dirinya mengaku, karena pernah menjadi korban aksi begal, sehingga saat mengemudi mobil, selalu membawa senjata tersebut. “Hanya untuk jaga diri saja pak. Selama punya airsofgun juga tidak pernah saya gunakan untuk aksi kejahatan,” pungkasnya. (Editor Jonheri)








