Home EKONOMI Conoco Philip Membantu Masyarakat Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar

Conoco Philip Membantu Masyarakat Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar

157
0
Daily Times file photo ConocoPhillips has announced it will suspend San Juan Basin drilling.

*Juga Bantu Penanaman Sayur Hidroponik
Laporan Ofie

PALEMBANG, Jodanews – Perusahaan minyak dan gas skala internasional ConocoPhillips Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility-CSR), berupaya mendukung pemanfaatan potensi perikanan dan sayuran di salah satu wilayah operasionalnya yakni Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Program CSR tersebut meliputi  pemanfaatan potensi perikanan melalui budidaya ikan air tawar dan penanaman sayur secara hidroponik.  Vice President ConocoPhillips Joang Laksanto mengatakan pada acara silaturahmi dengan media dan penerima bantuan program CSR, di Palembang, Kamis (28/7). Diakuinya, jika MUBA memiliki potensi perikanan yang cukup besar, namun potensi itu belum dikelola secara maksimal pasalnya untuk memenuhi konsumsi ikan sehari-hari masyarakatnya masih harus mendapatkannya dari kabupaten lain bahkan provinsi terdekat seperti Jambi. Karena itu untuk memanfaatkan potensi perikanan daerah ini, pihaknya berupaya membekali masyarakat dengan keterampilan budidaya ikan dengan mendatangkan ahli budidaya ikan dari sejumlah lembaga dan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. “Melalui program CSR dibentuklah kelompok pengelola tambak dan pelatihan budidaya ikan yang telah berjalan sejak 2014. Sejumlah masyarakat yang dibina telah merasakan hasilnya,” katanya. Contohnya Masyarakat di Desa Suka Maju, Kecamatan Babat Supat. Pada awal program CSR itu dijalankan hanya ada 15 kelompok masyarakat yang tertarik mengikuti program CSR budidaya ikan, namun kini berkembang menjadi 86 kelompok. Ikan yang dibudidayakan seperti   tambak ikan lele, nila, dan patin. Program tersebut pun cukup diminati dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di sekitar daerah operasional perusahaan energi ini, pihaknya akan mencoba mengembangkan program tersebut sehingga di harapkan kebutuhan ikan masyarakat daerah ini dapat dipenuhi sendiri bahkan bisa dipasok ke daerah lain di dalam dan luar Sumatera Selatan.  Sementara salah seorang penerima bantuan program CSR budidaya ikan, Sunardi menambahkan program tanggung jawab sosial perusahaan energi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan karena memberikan manfaat yang sangat besar bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. “Melalui program itu, masyarakat di Desa Suka Maju tidak hanya mampu mengelola tambak plastik/terpal dan tanah tetapi juga mampu melakukan kegiatan usaha budidaya ikan dengan membuat kolam pembenihan. Selain untuk memenuhi kebutuhan tambak sendiri, benih ikan yang dihasilkan masyarakat desa ini juga dijual kepada masyarakat desa lainnya bahkan ke kabupaten dan provinsi tetangga seperti Jambi,”  kata dia pula. Pun demikian dengan program pembinaan penanaman sayur secara hidroponik, lanjut Joang ConocoPhillips melatih keluarga petani menanam beberapa jenis sayuran dengan teknik hidroponik Pelatihan keterampilan itu untuk meningkatkan pendapatan petani terutama yang mengelola kebun karet karena hingga kini harganya masih cukup rendah. Menurut dia, dampak dari anjloknya harga komoditas ekspor terutama karet, menyebabkan banyak petani di wilayah operasional perusahaannya mengalami kesulitan keuangan karena pendapatan keluarga mereka menurun. Kondisi tersebut mendorong pihaknya untuk membantu mengatasi masalah keuangan keluarga petani dengan memberikan keterampilan menanam sayuran hidroponik dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang selama ini kurang produktif. Tanaman sayuran hidroponik yang dikembangkan petani karet bersama keluarganya di desa tersebut seperti kangkung, slada, pakcoi, dan sawi. Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sayuran itu bisa dijual ke pasar tradisional sekitar 50 kilogram per hari. “Melihat keterampilan menanam sayuran hidroponik itu memberikan manfaat yang cukup besar bagi peningkatan pendapatan keluarga petani karet, program CSR itu akan dilanjutkan dan terus dikembangkan,”kata Joang.  Sementara salah seorang istri petani karet peserta program CSR keterampilan menanam sayuran hidroponik di Desa Suka Maju, Maryanti pada kesempatan itu menjelaskan bahwa bekal keterampilan yang diberikan ConocoPhillips itu sangat membantu mereka. Perkarangan rumah yang selama ini dibiarkan kosong, kini bisa dimanfaatkan untuk menanam aneka jenis sayuran dan memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga mereka. “Program ini sangat membantu sekali. Biasanya selama ini hanya mengurusi pekerjaan rumah tangga kini bisa memanfaatkan waktu luang untuk mengelola tanaman serta melakukan pekerjaan yang dapat menghasilkan uang tambahan,” katanya. (editor elan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here