Penulis: Achmad Rifqi
Dok: Panitia
Workshop Peningkatan Kapasitas Peserta Didik dalam Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan yang dilaksanakan di Kantor Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (12/12).
SUMSEL,PALEMBANG, jodanews.com– Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) melaporkan bahwa dari Januari hingga Juli 2024, Palembang menempati peringkat ketiga tertinggi dalam kasus kekerasan di lingkungan pendidikan. Kasus-kasus tersebut, yang meliputi perundungan, berada tepat setelah Yogyakarta dan Tangerang Selatan. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius.
Sebagai upaya merespons tingginya kasus ini, Ruber Innovation Lab berkolaborasi dengan Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Provinsi Sumatera Selatan. Mereka mendukung kampanye antiperundungan bertajuk #1MYouthsStopBullying (1MYSB) melalui program pelatihan Trainer of Trainer (ToT) menggunakan media kreatif Buddy Pekerti®. Kegiatan ini diberi tema “Peningkatan Kapasitas Peserta Didik dalam Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan”, melibatkan guru dan siswa dari sekolah-sekolah terpilih, komunitas, serta perwakilan BPMP.
“Maraknya isu kekerasan yang terjadi di kalangan remaja, seharusnya menjadi perhatian bersama saat ini,” ujar Aria Ahmad Mangunwibawa, Kepala BPMP Provinsi Sumatera Selatan, dalam siaran pers yang diterima jodanews.com pada Jumat (13/12/2024).
Aria menambahkan, peran pendidikan sangat penting sebagai lingkungan yang berhubungan langsung dengan anak-anak, yang nantinya akan menjadi generasi emas Indonesia pada 2045.
“Penting bagi kita untuk memberikan sesi bermain Buddy Pekerti® ini dalam rangka meningkatkan percaya diri, pola pikir tumbuh, dan empati di antara siswa. Selain itu, siswa juga perlu mendapatkan bekal tentang cara mengelola emosi,” tutur Rina Said, Coach & Fasilitator.
Program ToT yang dilaksanakan oleh 1MYSB pada Kamis (12/12/2024) menggunakan media kreatif berupa permainan kartu Buddy Pekerti®, yang berbasis metode coaching dan fasilitasi. Sekolah-sekolah yang mengirimkan perwakilannya dalam sesi ToT ini antara lain SMAN 5 Palembang, SMAN Sumatera Selatan, SMP Muhammadiyah Prabumulih, SMPN 2 Penukal Utara, SMAN 3 Prabumulih, SMAN 1 Sembala, SMAN 1 Indralaya, SMPN 1 Belitang Mardalaya, SMPN 3 BP Peliung, dan SMPN 36 Palembang.
Dalam workshop yang bertempat di Kantor BPMP Provinsi Sumatera Selatan, Pudyo Laksono, Kepala Sekolah SMAN 1 Indralaya, menyatakan kesannya, “Keren trainernya. Setiap sesinya bermakna. Saat bermain Buddy Pekerti, sangat membangun karakter. Apalagi peserta saling berpasangan, saling cerita, dan saling mendengarkan. Di sini sangat terbuka ruang berbagi. Bagus.”
Rina Said juga menekankan pentingnya bermain Buddy Pekerti secara rutin untuk terus membangun karakter siswa, menciptakan rasa percaya diri, pola pikir tumbuh, dan empati antar siswa.
Para peserta ToT ini nantinya akan mempraktikkan program di sekolah masing-masing selama tiga bulan ke depan. Setelah itu, akan dilakukan mentoring lanjutan yang diakhiri dengan monitoring ke beberapa sekolah peserta ToT.
Najwa Maulaya, perwakilan dari Komunitas Novoclub, menyampaikan pengalamannya, “Kegiatan ini sangat penting. Saya jadi bisa paham dan mengerti gambaran besar bullying. Sekaligus saya bisa mempraktikkan sesi bermain Buddy Pekerti. Jadi saya siap mendampingi siswa-siswi di sekolah untuk bermain Buddy Pekerti.”
Apriyani Supriyatna, salah satu fasilitator ToT, mengungkapkan harapannya agar BPMP dari provinsi lain juga turut berkolaborasi mendukung gerakan 1MYSB dengan media Buddy Pekerti®. “Semoga Pak Menteri Abdul Mu’ti juga bisa menyambut baik untuk bersama-sama mendukung gerakan 1MYSB,” tutupnya.
Ruber Innovation Lab adalah ruang aksesibel bagi generasi muda untuk memformulasikan inovasi di berbagai sektor dalam tujuan memberikan dampak yang luas terhadap permasalahan di lingkungan masyarakat dengan berkelanjutan. Fokus Ruber Innovation Lab adalah social product development, people development, open innovation & creative space, community engagament & collaboration, impact reporting.(Editor Jonheri)








