Laporan : Iman Santoso
LUBUKLINGGAU jodanews.com- Hari ini, Jum’at (11/3/22) Pk. 09.00 Wib bertempat Di Gedung Olah Raga ( GOR) Megang, Pemerintah kota Lubuklinggau melalui Dinas Perdagangan (Disperindag) membagikan minyak goreng (Migor) sebanyak 1200 bungkus untuk 5 kelurahan, yakni Kelurahan Pasar Satelit, Jogoboyo, Megang, Kenanga, dan Puncak Kemuning kecamatan Lubuklinggau Utara II. Walaupun minyak goreng tersebut sudah dibagikan ke 5 Kelurahan tersebut, tapi masyarakat masih banyak belum mendapatkannya.
Sumarti ibu Lansia ini yang beralamat di Kenanga nyaris saja pingsan, dikarnakan dirinya sudah mengantri dari pagi hingga selesainya pembagian minyak goreng, dirinya tidak mendapatkan kupon pembagian minyak goreng.
” Tolong nak bantu ibu, badan ibu sudah lesu dan tidak kuat lagi untuk berdiri, ibu sudah ngantri dari pagi tadi, sampai sekarang ibu belum mendapatkan minyak goreng” ungkap Sumatri sambil mengusap air matanya.
untung saja pihak dinas kesehatan mengetahui hal tersebut, dan langsung membantu ibu tersebut dibawa kemobil ambulance untuk dicek kesehatan.
Hal serupa dialami Ici warga Puncak Kemuning, dirinya sudah ngantri sudah lama, tapi tidak mendapatkan kupon sebagai syarat untuk mengambil minyak goreng.
” Saya ngantri di GOR dari Pk 08.00 sambil membawa kartu keluarga (KK).tapi saya tidak mendapatkannya, kata petugas disana, kupon habis,” jelas Ici dengan nada kecewa.
Sementara itu Camat Lubuklinggau Utara II Kunti Maharani saat diwawancarai wartawan jodanews.com mengatakan, hari ini pihak distributor membagikan 1200 bungkus minyak goreng untuk 5 Kelurahan, yakni, Kelurahan, Pasar Satelit, Jogoboyo, Megang, Kenanga dan Puncak Kemuning. Sistim untuk mendapatkan minyak goreng tersebut yakni dengan cara warga harus ngantri terlebih dahulu.
” Untuk mendapatkan Minyak Goreng ini, warga harus membawa KK dan ngantri dahulu,” jelas Kunti.
Saat ditanya wartawan jodanews.com, mengapa warga sudah ngantri dari pagi tadi hingga siang hari namun tidak juga mendapatkannya ? Kunti menjawab, memang kondisinya kupon yang disediakan tidak sesuai dengan jumlah warga yang datang, akhirnya banyak warga yang tidak dapat.
” Dirinya menghimbau agar warga untuk bersabar dengan kelangkaan minyak goreng ini.saat ini pemerintah sudah berupaya untuk mengatasinya,”ucap Kunti.
Ditempat terpisah Lurah Puncak Kemuning Sangsri Purba saat dimintai komentarnya mengatakan, Sistem pembagian untuk mendapatkan minyak goreng, warga harus membawa KK dan ngantri terlebih dahulu untuk mendapatkan kupon, setelah mendapatkan minyak goreng tersebut, warga langsung membayar disana.
Saat ditanya warga yang banyak tidak dapat minyak goreng ? Sangsri Purba menjelaskan, barang itu kita cuma pemegang wilayah, dan kita cuma menndistribusikannya saja. jumlah yang dibagikan itu kebijakan dari Disperindag.
” KK di Kecamatan Lubuklinggau Utara II berjumlah 29.000,- sedangkan kuota yang dibagikan cuma 2400, bagaimana untuk mencukupi keseluruhannya seraya menambahkan, hari ini migor yang dibagikan sebanyak 1200 bungkus, sisa 1200 nya akan dibagikan besok, untuk kelurahan lainnya” jelas Purba. (Editor Jonheri)







