Home HL Jembatan Desa Srigeni Ambruk

Jembatan Desa Srigeni Ambruk

155
0

Laporan : Rilis SMSI OKI

OKI KAYUAGUNG, jodanews.com-Terkait hanyutnya sebagian konstruksi jembatan di Desa Srigeni Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI yang terjadi pada Kamis (23/3/2021) dimana Kadis PU PR Kabupaten OKI Ir H Hafis MM memberikan statement kepada beberapa media online menyebutkan bahwa ambruknya jembatan diakibatkan  derasnya arus air sungai dan juga banyaknya enceng godok serta rumput liar menempel di tiang jembatan, Ketum Pusat Kajian Strategis Daerah(PUKAD) Rumah Peradapan Kabupaten Ogan Komering Ilir Tsabit Ali Haq SPd I,MPd I, ikut angkat bicara. Dia mengatakan melihat dari video beredar terkait ambruknya jembatan, dari fhoto yang beredar dan juga sumber pemberitaan dari berbagai media serta atas dasar keterangan dari masyarakat dirinya berasumsi kejadian tersebut terjadi akibat dari kurang dalamnya tiang yang ditancapkan kedalam tanah dasar sungai.

“Ya terlepas secara teknis yang dikerjakan pihak pemborong memang sudah sesuai prosedur karena kita tidak terlalu paham mekanisme yang diterapkan tetap saja saya berasumsi tiang jembatan yang ditanam kurang maksimal karena dasar sungai komering di Kabupaten OKI ini penuh dengan lumpur dan pasir yang tentunya perlu ada kajian seberapa dalam secara maksimal tiang jembatan yang harus ditanam, kalau tidak maksimal tentu kejadiannya seperti ini akan terulang kembali,”ujarnya kepada wartawan jumat (26/3/2021)

Tambah dia, selain itu juga tiang yang ditanam untuk lebih memperkuat konstruksi tiang jembatan dari derasnya arus sungai dan tekanan dari rumput liar yang menumpuk seharusnya tiang jembatan tersebut dicor beton agar koko dan kuat, tidak serta merta terangkat oleh kekuatan arus sungai.

“Kita tidak tahu persis apakah didalam petunjuk pengerjaan itu tiang jembatan dicor beton, apa memang tidak dicor beton,yang jelas kalau pipa tiang jembatan yang ditanam itu kopong untuk secara kekuatan tiang jembatan saya kira kurang maksimal, kejadian seperti ini bukan baru pertama kali terjadi di Kabupaten OKI, di Kecamatan Pedamaran juga hal yang sama pernah terjadi, seharunya kedepan permasahan yang terjadi menjadi tolak ukur sehingga tidak terjadi lagi peristiwa yang sama kedepannya,”ucap Sabit.

Terpisah ketua harian Pukad Kabupaten OKI Nur Muin SIP MSi saat dimintai penjelasannya terkait hanyutnya alis ambruknya jembatan di Desa Srigeni menuturkan hal yang sama dirinya juga berasumsi kurang dalamnya tiang yang ditanam didasar sungai,”Melihat dari fakta dilapangan, saat ini kita hanya bisa berasumsi seperti itu, untuk memastikan sebab akibatnya, ya itu adalah wewenang pihak berkompeten untuk melakukan penyelidikan apakah kelalaian ataupun murni musibah,”ungkapnya. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here