Home HL ASN Diskominfo Lubuklinggau Dianiaya Oknum Pejabat Musi Rawas

ASN Diskominfo Lubuklinggau Dianiaya Oknum Pejabat Musi Rawas

142
0

LUBUKLINGGAU Jodanews.com,-Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Kominfo Kota Lubuklinggau, Febrio Fadilah (40) yang beralamat di Jalan Sueb Tamat RT 02 No 415 Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 yang juga diketahui penasehat SMSI Silampari, Kamis (21/1) mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Lubuklinggau, melaporkan H, yang diketahui oknum pejabat di Musi Rawas, dengan dugaan kasus penganiayaan.

Penganiayaan yang dilakukan terlapor (H) terhadap Febrio Fadilah ini, belum diketahui pasti penyebabnya, Namun, laporannya diterima dengan nomor polisi LP/B-17/1/2021/SUMSEL/RES LLG.

Pelapor, Febrio Fadilah saat dihubungi, Jumat (22/1) siang, membenarkan bahwa dirinya telah melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Lubuklinggau. Namun, dirinya tidak merinci penyebab dugaan penganiayaan tersebut.

“Benar, kemarin saya melaporkan kejadian itu, Selebihnya biar aparat penegak hukum yang menjelaskan. Saya selaku korban hanya berharap ada proses hukum terhadap pelaku,” harap Rio.

Lanjut Rio menceritakan, Dirinya didatangi dua mobil Triton dan Innova dengan anggota sekitar 8-9 orang serta 1 unit kendaraan bermotor. Semua oknum tersebut langsung mendatangi tempat dirinya bekerja di kantor Kominfo Lubuklinggau. Sempat terjadi pembicaraan sebentar antara dirinya dengan pelaku.

“Entah apa sebabnya tensi pembicaraan tersebut meningkat hingga terjadi dugaan penganiayaan terhadap dirinya,” ungkap FF. Seraya menambahkan, Sehabis terjadi dugaan penganiayaan tersebut, Dirinya pun langsung mendatangi rumah sakit terdekat untuk di lakukan visum,” jelas Rio.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Reskrim AKP Ismail saat dikonfirmasi melalui whatshapnya membenarkan telah menerima laporannnya. Saat ini, kasus dugaan penganiayaan sedang dilakukan penyelidikan.

“Sudah ada laporan , kasus masih dalam pemeriksaan saksi. Selama ini hasil masih dalam proses, dugaan salah faham,”ungkap kasat. ( Iman Santoso )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here