Home HL Belum Menerima Kuota internet Belajar ,Ini Alasannya

Belum Menerima Kuota internet Belajar ,Ini Alasannya

144
0

Laporan Ricko

MUBA,jodanews.com Di Masa pandemi Covid-19 . seluruh kegiatan yang memicu perkumpulan yang menyebabkan keramaian terpaksa dihentikan guna menekan penyebaran Covid-19 , begitu pula dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah Tingkat Dasar sampai dengan Universitas yang harus diganti dengan metode belajar online. Istilah ini juga disebut dengan kegiatan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)Pengajar dan siswa hanya dapat terhubung secara virtual, melalui gadget, aplikasi video call atau chat messanger, dan tentu saja membutuhkan kuota internet.

Oleh Karena itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) membagikan subsidi kuota internet untuk peserta didik dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia secara bertahap.

Penyaluran kuota internet gratis ini akan dilakukan selama empat bulan, mulai periode September hingga Desember, dengan pembagian bertahap di tiap bulannya

Nantinya, peserta didik atau tenaga pendidik yang sudah didaftarkan sekolah/kampus masing-masing bakal mendapatkan SMS yang memberitahukan bahwa subsidi kuota sudah diterima dan bisa digunakan.

Lantas, bagaimana jika mereka belum menerima kuota internet gratis tersebut, padahal sudah mendaftarkan nomor ponsel ke sekolah/kampus masing-masing?

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Musni Wijaya SSos Msi melalui Kepala Bidang SMP Nazarul, Mengatakan, kemungkinan ada kekeliruan pada saat Operator sekolah menginput nomor telp, ada yang tidak pas/ nomornya tidak tepat dan bisa juga kemungkinan karena wali Kelas ataupun Kordinator ,Misalkan SMP Negeri 1 Sekayu Siswa-Siswinya kan berjumlah tujuh ratus (700) Murid lalu mereka di bagi menjadi beberapa Kelas dan Wali kelas merekap empat puluh (40) siswanya, lalu sekolah meminta nama-nama 40 siswa ini di salin lagi oleh DAPODIK (Data Pokok Pendidikan ) di salin lagi oleh kordinator satu data bisa 4 atau 3 kali di pindah tulis, kemungkinan Eror pada saat menyalin jadi intinya Bisa saja kesalahan Rangkaian, terangnya saat di konfirmasi awak media , Rabu (11/11/2020).

Ditempat yang sama, Sekretariat ITE Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan kabupaten Musi Banyuasin, Ahmad Yanuar saat di bincangi awak media ini, terkait bagaimana Prosedur dan teknis Program Bantuan Kuota internet ini, Yanuar mengatakan, prosedur ini diajukan oleh operator sekolah yang namanya Pay File ponsel dibuka khusus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diajukan oleh pihak sekolah dengan mencantumkan nomor Hp siswa, dari situ Dinas kita mengajukan nomor Hp tersebut ke Kemendikbud, barulah kemudian Kemendikbud akan memberikan pulsa sebulan sekali selama 3 bulan dengan kuota bervariasi, untuk guru 45 GB dan untuk siswa 35 GB akan tetapi kuota ini tidak bisa digunakan kan ke aplikasi lain hanya khusus bisa digunakan untuk pendidikan.

Yanuar menambahkan jadi dinas kita cuma memverifikasi nomor Hp siswa yang diajukan sekolah, melalui aplikasinya Kemendikbud bukan manual ataupun surat-menyurat, ketika muncul di Pay Fail ponsel dikbud Muba kita klik dan larinya akan ke Kemendikud, maka dari awal sudah di wanti-wanti oleh Kemendikbud saat mengunjungi Kabupaten Musi Banyuasin di hotel ranggonang, tolong nomor Hp tersebut memang yang benar-benar aktif dan tidak boleh diganti selama 3 bulan.ujarnya(editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here