Home HL Gubernur dan Kapolda Lakukan Ground Breaking Pembangunan Gedung Mapolda Sumsel dan Pemusnahan...

Gubernur dan Kapolda Lakukan Ground Breaking Pembangunan Gedung Mapolda Sumsel dan Pemusnahan BB Senpi dan Sajam

142
0

PALEMBANG, Jodanews.com – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM melaksanakan acara Ground Breaking Pembangunan Gedung Mapolda Sumsel dan Pemusnahan Barang Bukti Senpi dan Sajam hasil kegiatan KRYD Jajaran Polda Sumsel, bertempat di Mapolda Sumsel, Jalan Jendral Sudirman, Palembang, Rabu (5/8/2020).

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Muhammad Zamroni SIP, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH, Irwasda Sumsel, Para PJU Polda Sumsel, Kasat Pol PP Sumsel dan para tamu undangan lainnya.

Pembangunan Mapolda Sumsel yang baru ditarget selesai akhir tahun 2022. Saat ini, prosesnya sedang berjalan dan pembangunan akan segera dilakukan setelah Groundbreaking, atau peletakan batu pertama pada hari ini.

Konsep pembangunan gedung Mapolda sumsel yang baru ini menggunakan konsep smart building dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. Direncanakan bangunan ini akan berdiri sebanyak 8 lantai, yang nantinya dapat menunjang kinerja dan bentuk pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Groundbreaking atau peletakan batu pertama dilakukan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, didampingi Kapolda Sumsel dan Forkopimda Sumsel yang turut hadir menyaksikan acara tersebut. Kapolda berharap dengan Groundbreaking atau peletakan batu pertama ini dapat menambah semangat dan motivasi kerja para personel Polda Sumsel, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kamtibmas di wilayah Sumsel.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti senpi dan sajam yang merupakan hasil dari kegiatan KRYD dijajaran Polda Sumsel. Barang bukti yang dimusnahkan diantaranya Senpira Panjang 257 pucuk, Senpi Standar Panjang 19 pucuk, Senpira Pendek 79 pucuk, Senpi Standar Pendek 30 pucuk, Amunisi 107 butir, dan Senjata Tajam 85 bilah.

Pemusnahan ini sebagai bukti keseriusan Polda Sumsel dan jajaran dalam menekan angka kriminalitas di Sumsel, serta memberantas pembuatan dan peredaran senjata api rakitan. Diharapkan untuk seluruh lapisan masyarakat dapat proaktif dalam memberikan informasi apabila mengetahui, melihat, dan menemukan adanya pembuatan serta peredaran senpi rakitan, agar dapat menekan angka kriminalitas yang ada di Sumsel dalam menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang kondusif. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here