BANYUMAS – Sejumlah anggota Satgas TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/Banyumas, termasuk warga desa sasaran, Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai lega dengan proses pengecoran jalan TMMD.
Pasalnya, sejak diterapkan teknologi baru, yakni langsir adukan menggunakan talang produk sendiri yang terbuat dari seng, hasil pengecoran jalan sangat signifikan.
Sumadi (43) salah satu warga Petahunan yang terlibat di pengecoran jalan itu mengemukakan, sejak diterapkan teknologi baru dalam pengecoran, hasil jalan TMMD yang dihasilkan setiap harinya terus meningkat. ”Saya ikut lega,” ungkapnya. 6/7/2020.
Sementara itu, diterangkan Danramil 15/Pekuncen, Kapten Inf. Subandi, sebenarnya tidak terjadi peningkatan hasil pengecoran jalan TMMD itu untuk dari sisi hasil. Karena di setiap harinya, tetap saja hasil pengecoran jalan berkisar antara 30 hingga 40 meter.
”Hanya saja, disaat pengecoran jalan sampai di titik sulit, jika tidak menggunakan teknologi baru itu, diperkirakan hasilnya separo dari hasil yang dicapai selama ini,” jelas Kapten Inf. Subandi. (Ags)








