BANYUMAS – ”Saya melihat proses pembangunan jalan TMMD kok mirip orang main ular-ularan,” demikian komentar Azis (32) salah satu pelancong asal Ajibarang yang di sela-sela berwisata ke Curug Nangga, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas. 5/7/2020.
Usut punya usut yang dikomentari seperti orang main ular-ularan itu adalah, proses pembangunan jalan di desa itu, dimana jalan tersebut merupakan sasaran fisik TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/Banyumas, adalah proses langsit adukan yang memakai talang dari seng yang ukurannya cukup panjang.
Menurut Danramil 15/Pekuncen, Kapten Inf. Subandi, melalui “teknologi” itu, yakni langsir material menggunakan talang yang cukup panjang, sangat efektif untuk menghasilkan pengecoran jalan.
”Karena kebetulan titik pembangunan jalan berada di turunan tajam, sehingga untuk menghemat energi, untuk langsir material menggunakan talang seng. Mudah-mudahan semua lancar, terpenting di lokasi TMMD tidak sering turun hujan,” papar Danramil Kapten Inf. Subandi. (Ags)








