BANYUMAS – Ada kisah yang heroik dialami oleh Babinsa Petahunan, Serka Eko Budi Wiyono, saat sosialisasi pelaksanaan TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/Banyumas, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Bahkan tidak hanya saat sosialisasi, melainkan diperkirakan hingga penutupan TMMD kelak perjuangan keras harus dilakoninya.
Ceritanya karena medan desa sasaran TMMD yang sangat ekstrim, jalan yang ada penuh dengan tanjakan tajam dan di kanan kiri penuh jurang tajam, saat sosialisasi TMMD di rumah-rumah warga selalu ditemani dengan motor trail kesayangannya.
”Hanya dengan motor trail ini saya bisa menjamah desa sasaran TMMD hingga ke pelosok-pelosok. Karena medan jalannya ekstrim penuh tanjakan tajam, sehingga kalau memakai motor matic misalnya, dijamin pekerjaan tidak akan selesai,” ungkap Babinsa Serka Eko.
Usai sosialisasi, di gelaran Pra TMMD, demikian Serka Eko, di setiap harinya, dengan ditemani motor trail dia keliling kontrol di sejumlah sasaran fisik TMMD yang mulai disentuh.
”Pekerjaan semacam ini dalam rangka mensukseskan gelaran TMMD reguler ke-108 di Desa Petahunan akan saya lakoni hingga berakhirnya TMMD kelak. Pantang menyerah, sebelum pekerjaan tuntas,” papar Babinsa Serka Eko. (Ags)








