BANYUMAS – Dalam situasi sulit dan keinginan untuk memperoleh hasil yang besar, kadangkala memunculkan ide-ide kreatif bagi seseorang. Seperti yang terjadi di pembangunan jalan di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melalui TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/ Banyumas.
Dengan diawasi tenaga ahli dan TNI, sejumlah warga menentukan kelebaran jalan yang sedang dibangun memakai cara konvensional, yakni cukup memakai mal yang terbuat dari sebatang bambu.
”Penentuan lebar jalan itu dengan memakai mal mungkin tidak ada pelajaran teknik di sekolah. Hanya saja di lapangan kadangkala cara-cara praktis untuk membangun jalan dilakukan. Seperti saat membangun jalan TMMD di Desa Petahunan ini,” ungkap Sarju (53) warga Desa Petahunan yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang batu itu. 29/6/2020.
Hasilnya ? Sarju menjamin lebar jalan TMMD yang ditentukan 3,75 Meter, akan sama rata dari awal hingga akhir jalan. ”Kalau harus memakai alat canggih, bahkan memakai meteran pun dipastikan akan memperlambat pekerjaan. Toh hasilnya juga sama,” tambah Sarju. (Ags)








