BANYUMAS – Awalnya dipikir keterlibatan mak-mak Desa Petahunan Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, di pembangunan jalan TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/ Banyumas, hanya sporadis. Dengan kata lain hanya sesaat.
Hanya perkiraan itu meleset, terbukti di setiap harinya ada saja sejumlah mak-mak di Petahunan yang terus ikut kerja bhakti di pembangunan jalan (salah satu sasaran fisik pokok TMMD Kodim Banyumas-red).
”Saya sendiri cempat kagum , semangat mak-mak di Petahunan yang ikut kerja bhakti di pembangunan jalan TMMD. Apa mereka memang ingin supaya jalan di desanya yang dibangun TNI melalui TMMD itu cepat selesai ? Atau ada maksud lain ?” papar Babinsa Petahunan, Serka Eko Budi Wiyono. (26/6/2020).
Usut punya usut, entah siapa yang memprovokasi, ternyata mak-mak itu ingin ikut menciptakan prasasti yang dibikin Kodim Banyumas di Petahunan melalui gelaran TMMD.
”Saya sempat tanya dengan mak-mak yang ikut kerja bhakti di pembangunan jalan TMMD itu, jawabnya diluar dugaan. Yakni, saat ini Kodim Banyumas sedang menciptakan prasasti di Petahunan melalui program TMMD Reguler, dan mak-mak ingin numpang ikut menciptakan prasasti itu,” jelas Serka Eko Budi Wiyono. (Ags).








