PEKALONGAN, Jodanews.com – Meski dikejar waktu menyusul akan segera berakhirnya pelaksanaan TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan akan segera berakhir, namun Satgas TMMD saat mengejar sisa pengaspalan jalan (sasaran pokok TMMD Reguler Kodim Pekalongan -red), tetap memperhatikan kualitas. Terbukti, sebelum jalan ditata batu, kondisi tanah paling bawah di pembangunan aspal ditata.
‘’Dalam rangka menciptakan jalan yang berkualitas, kondisi tanah yang akan ditata batu sebagai langkah awal pengaspalan, ditata. Jika becek dan berlumpur ditimbun dengan batu urug. Langkah itu sebagai upaya untuk menciptakan bangunan jalan beraspal yang berkualitas,’’ terang Babinsa Pantirejo, Sertu Sutrisno, Kamis (09/04/2020)..
DIketahui, menjelang selesainya pelaksanaan TMMD Reguler ke -107 Kodim Pekalongan, tepatnya di H-7 jelang penutupan, terkecuali rehab TPQ, semua sasaran fisik TMMD, baik pokok maupun tambahan, belum ada yang selesai 100 persen.
Untuk itu, begitu cuaca bersahabat, cerah, sejumlah anggota Satgas dan warga, juga dibantu dari personil Polres terus kebut sisa pekerjaan yang belum selesai. Salah satunya di pengaspalan jalan.
Terpisah, Serka Nur Abidin, anggota Staf Ter Kodim Pekalongan, menjelaskan, sejak tanggal 16 Maret 2020 hingga April 2020, untuk pembangunan jalan sepanjang 2.550 Meter dengan lebar 3 Meter, dimana pekerjaan ini merupakan sasaran pokok TMMD Kodim Pekalongan, progresnya mencapai 90 persen.
‘’Dengan sisa pekerjaan yang ada dibanding lurus dengan waktu pelaksanaan TMMD yang masih ada,dipastikan untuk sasaran fisik pokok TMMD ini akan rampung sebelum TMMD ditutup,’’ terang Serka Nur Abidin. (rus)






