Banggai, Nurjanah (10) anak Sekolah Dasar kelas 3 ini memiliki kemauan yang kuat dan memiliki tanggung jawab sebagai pelajar. Walaupun ia seorang anak petani dan juga tinggal di desa pinggiran, ia senantiasa ceria.
Kehidupan sehari-harinya selalu ia isi dengan belajar mata pelajaran yang diajarkan di sekolahnya dan juga pengetahuan umum. Terlebih lagi saat ini, semua sekolah sudah diliburkan lantaran penyakit Corona yang saat ini melanda Indonesia bahkan seluruh dunia. Hal ini justru dijadikan kesempatan Nurjanah untuk belajar di rumah. Bahkan tak segan-segan ia meminta diajari oleh Satgas TMMD 107 Kodim 1308/LB yang saat ini sedang melaksanakan kegiatan pengerjaan TMMD.
“Saya sangat senang diajari oleh bapak Tentara. Beliau orangnya sabar dan telaten. Bahkan beliau mau mengajari saya tentang hal-hal yang belum saya ketahui pelajaran di sekolah,” kata Nurjanah.
Serda Sibarani bahkan dengan sabarnya mengajari Nurjanah yang hanya memakai penerangan lilin, karena di desa tersebut saat ini mati lampu. Ia menyadari bahwa TNI, selain dekat dengan orang dewasa juga harus dekat dengan anak-anak.
“Program TMMD yang menyasar pada kegiatan non fisik ini tentu akan berusaha dengan sebaik-baiknya untuk menjaga generasi muda dari kehidupan yang tidak kita inginkan. Sudah banyak sekali kabar baik dari media eloektronik dan media massa mengenai kenakalan remaja yang saat ini semakin marak. Tentu sebagai TNI dan juga anggota Satgas TMMD wajib untuk menyelamatkan mereka,” kata Serda Sibarani, Kamis (26/3/20).
Sebagai seorang anggota satgas di pelaksanaan TMMD ini, tentu ia sangat berperan penting dalam melaksanakan kegiatan non fisik, dengan tujuan sasarannya generasi muda agar menambah wawasan mereka.
Sementara itu, Kepala Desa Argakencana, Paidi membenarkan apa yang diuvapkan oleh Serda Sibarani. “Anak-anak harus kita didik sejak dini. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan-pengetahuan, baik itu mata pelajaran di sekolah, tata krama, dan juga bela negara. Penanaman ini memang tidak semudah untuk membalikkan telapak tangan, namun kita tentu wajib untuk berusaha dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia meyakini, dengan adanya pelaksanaan TMMD di desa ini, warga masyarakat desanya akan lebih maju seperti dengan warga desa lainnya yang sekarang sudah maju.
“Saya berharap, dengan adanya program TMMD di Desa Argakencana ini dapat sebagai landasan mental dan jiwa anak-anak di desa ini, karena kami menyadari bahwa warga desa sini kehidupan serta pendidikan masih jauh dari kemajuan. Kami juga berharap nantinya, setelah selesainya TMMD nanti, baik itu Babinsa maupun Kamtibmas selalu memberikan yang terbaik buat warga desa ini,” pungkasnya.(*)








