Home Kodim1011/KualaKapuas Escavator Mulai Mengamuk Habiskan Semak Belukar

Escavator Mulai Mengamuk Habiskan Semak Belukar

139
0

Kapuas,-Hari ini, Kamis (5/3/20) lokasi desa Terusan Baguntan Raya Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas tak seperti biasanya yang sepi. Namun pada saat ini daerah yang masih memiliki jalan banyak lumpur dan banyak pepohonan nampak berdiri kokoh alat berat Escavator yang sudah dikendalikan oleh operatornya.

Selain itu, juga nampak beberapa orang yang mengenakan pakaian loreng dengan membawa senjata yang tak seperti biasanya. Suara mesinpun nampak sudah berbunyi mengaum-aum bak harimau yang siap menerkam musuhnya.

Inilah yang terjadi di desa ini karena daerah ini sedang mendapatkan pengerjaan TNI Manunggal Membangun Desa Reguler 107 Tahun Anggaran 2020 yang secara langsung diadakan oleh Mabesad dengan pengerjaan dari Kodim 1011/KLK Kapuas.

Alat berat tersebut merupakan salah satu untuk memperingan pekerjaan TMMD yang ada di wilayah Kodim 1011/KLK di bawah Dandim Letkol Kav. Bambang Kristianto Bawono, karena dalam pelaksanaan TMMD 107 di wilayahnya melaksanakan pengerjaan fisik yang salah satunya adalah pembuatan jalan dimana dalam pembuatannya dilakukan secara gotong royong antara TNI dengan warga masyarakat desa.

Dengan berbunyinya Escavator semak belukar dan pepohonan yang menjadi penghalang untuk pembuatan jalan desa tersebut mulai perlahan-lahan tumbang. Warga banyak yang menyaksikan dan nampak senang gembira karena impiannya selama ini untuk memiliki jalan baru sebentar lagi akan terwujud karena hari ini sudah mulai pengerjaa.

“Saat ini kita memang sudah mulai pengerjaan pra TMMD karena kemarin sudah diadakan rakornis tentang tata cara pengerjaan TMMD dan sasaran apa yang akan dilakukan dalam pengerjaan. Tentu saja pengerjaan ini tidak hanya asal mengerjakan, namun juga harus sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Kapten Inf. Amir Djaha, yang memimpin acara penggusuran pohon, Kamis (5/3/20).

Di lain sisi, salah seorang warga, Ramli sangat mendukung adanya program TMMD yang ada di desanya karena dengan adanya program tersebut desanya akan lebih maju daripada sebelumnya yang jalannya masih banyak tanah lumpur dan rumput sehingga susah untuk dilewati apalagi pada musim penghujan tiba.

Ramli bahkan berharap dengan selesainya TMMD 107 ini warga dapat memanfatkan dan menjaga serta merawat hasil karya mereka karena pengerjaannya dilakukan secara gotong royong.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here