PEKALONGAN, Jodanews.com – Dibanding sasaran fisik TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/ Pekalongan di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, lainnya, di hari ke-14 pelaksanaan TMMD, progres pekerjaan yang paling rendah yakni di sasaran fisik tambahan, yakni Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
”Prestasi kerja dari sejumah sasaran fisk pokok dan tambahan yang paling rendah adalah perehaban Rumah Tidak Layak Huni milik warga Desa Pantirejo yang jumlahnya 10 unit. Untuk itu, di sisa waktu pelaksanaan TMMD yang ada perlu kiranya dicarikan solusi, supaya target seluruh sasaran fisik selesai sebelum TMMD ditutup tercapai,” tandas Serka Nur Abidin, salah satu anggota Staf Ter Kodim Pekalongan, Minggu (29/03/2020).
Dijelaskan, untuk sasaran fisik pokok pembangunan jalan, dari target panjang 2.550 Meter dan lebar 3 Meter, saat ini capaiannya sudah . 48 %. Smentara itu, untuk dua buah turap, turap satu yang targetnya sepanjang 350 Meter dengan tinggi 1 Meter hasilnya mencapai 55 %
Sedangkan di sasaran fisik pokok turap ke dua, dari target sepanjang 450 Meter dan tinggi 1 Meter, hasilnya sudah mencapai 48 %. ”Untuk sasaran fisik tambahan berupa perehaban 10 unit RTLH, hingga hari ke-14 pelaksanaan TMMD, hasilnya baru 35 %,” terang Serka Nur Abidin. (rus)






