Laporan Cindra
MUBA,jodanews.com – Komisi III DPRD Musi Banyuasin (Muba) bersama perwakilan DLH Muba turun kelokasi PTPN 7 Betung. Hal ini dilakukan dalam rangka menindak lanjuti atas dasar laporan warga terkait dugaan pencemaran udara dari pabrik PTPN 7 Betung.
Atas informasi dari masyarakat yang mengatakan indeks standar pencemaran udara PTPN 7 Betung melebihi ambang batas, sebagai fungsi pengawasan selaku wakil rakyat dan peduli dengan rakyat kita adakan kunjungan dengan mengajak OPD terkait seperti DLH dan kita sinkronkan apa yang terjadi sebenarnya, ternyata setelah kita telusuri hanya kurang komunikasi, jelas ketua komisi III DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, (14/1/2020)
Lebih lanjut Junaidi mengatakan, setelah mendatangi dan melihat laporan atau apa yang dilakukan pihak PTPN 7 Betung, semuanya telah memenuhi standar baku mutu. “Semuanya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah dan ditetapkan oleh undang-undang semua telah berjalan dengan baik. Dia punya expo, dia punya ISO, baku mutunya sudah terpenuhi dan mereka kooperatif dengan pihak DLH,” imbuhnya.
Meski demikian, Dirinya bersama rekan-rekan berharap agar pihak perusahaan terus melakukan komunikasi terhadap masyarakat dan pemerintah desa sehingga terjadi imbal balik komunikasi yang baik. “Kebetulan Manajernya juga baru jadi belum sempat ke warga, kalau dari segi CSR dan bantuanya sudah bagus, apalagi mereka BUMN nggak mungkin mengecewakan masyarakat,” ujarnya.
Senada yang dikatakan Ahmadi SE , uji baku mutu cair dan uji emisi cerobong asap sudah masuk standar ,menurut laporan pihak PTPN 7 sudah masuk standar semu, tapi kami dari komisi III tidak menyaksikannya. Kami akan turun lagi kelapangan mengajak pihak DLH membawa alat untuk menyaksikan lansung uji baku mutu cair dan cerobong asap,karena kami curiga dengan asap hitam yang kelur dari cerobong tersebut sebab menurut ahmadi semuanya itu ada aturan ” komisi tiga akan turun kelapangan lagi termasuk perusahaan perkebunan lainnya , biar semuanya jelas tidak diskomunikasi dengan masyarakat, itu target kita,” ungkap Ahmadi.
Sementara itu, menurut Manajer PTPN 7 Unit Betung Hidayat SP mengatakan PTPN 7 Betung dibeberapa periode terakhir hingga 2019 patuh dan taat aturan,” sampai dengan tahun 2018 kita masih mendapatkan proper hijau dari kementrian,” jelasnya.
Terkait dengan emisi udara pihaknya telah menyajikan data-data hasil uji emisi oleh badan yang ditunjuk seperti DLH dan Sucofindo dan dibuktikan bahwa secara baku mutu masih di bawah baku mutu.
Selain itu, Hidayat juga mengatakan pihaknya terus akan berupaya berkomitmen terhadap lingkungan, “keberadaan kita itu harus memberikan manfaat terhadap masyarakat maupun untuk wilayah sekitarnya dan itu sesuai dengan aturan BUMN,” pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu ketua komisi 3 Afitni Junaidi Gumay, Ahmadi, Damsi Ucin, Junsak Hasanudin, Fery yusmedi, Zaidatulher,Jepri Yansyah, Abdul basit, Sumarno, dan perwakilan DLH(editor Jon Heri)








