Home EKONOMI BPJS Ketenagakerjaan Akan Bersinergi Dengan Pemangku Kepentingan di Sumsel

BPJS Ketenagakerjaan Akan Bersinergi Dengan Pemangku Kepentingan di Sumsel

155
0

Laporan Abi

PALEMBANG, Jodanews.com – Serasehan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek), dengan Dinas Koperasi dan UKM, dalam perlindungan paripurna jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pelaku koperasi dan UKM, berlangsung Ball Room Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (9/1/2020).

Deputi Direktur Bidang Kepesertaan Program Khusus BP Jamsostek, Achmad Hafiz berharap, tahun 2020 ini BPJS ketenagakerjaan akan bersinergi dengan pemangku kepentingan di Sumsel, salah satunya meningkatkan kesejahteraan di sektor koperasi dan UKM.

“Ini sudah dilakukan, tapi belum begitu dalam, disinilah tugas BP Jamsostek melanjutkan dan mengedukasikan penyebaran informasi kepada penduduk Indonesia, terutama di Sumsel,” jelasnya.

Achmad Hafiz yakin ke depan porsi kepesertaan BP Jamsostek akan menjadi prioritas. Hal tersebut atas arahan dan irama ketetapan Presiden Jokowidodo untuk serius dalam peningkatan kesejahteraan di bidang UMKM yang dianggap sebagai andalan komponen perekonomian Nasional, guna suksesnya di sektor UMKM, BP Jamsostek harus terlibat.

“Sampai saat ini yang telah mendaftar sebagai kepesertaan BP Jamasostek mencapai ratusan ribu. Walaupun ada problem lanjutan pembayaran iuran yang seolah-olah belum begitu memahami.
Untuk itu, kita dorong seluruh komponen pemerintah daerah agar semuanya terlibat penuh. UKM tidak hanya dikucurkan di kredit saja, tapi no list harus di tambah,” ungkapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel, Musiawati dalam sambutan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepedulian kita bersama dalam  program ataupun kebijakan yang menyentuh kepentingan masyarakat pekerja dalam bidang ekonomi kerakyatan.

“Pemprov Sumsel menyadari betapa besarnya peran Koperasi dan UMKM dalam membantu ekonomi daerah,” jelasnya.

Dikatakan Musiawati, jumlah koperasi saat ini ada 4.838 ribu dan UMKM sebanyak 162.998 ribu yang tersebar di seluruh Sumsel dan terdiri dari berbagai sektor.

“Ini merupakan pondasi untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi, sehingga dengan demikian dapat membuka peluang kerja yang dapat mengurangi angka kemiskinan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Zain Setyadi mengatakan Bahwa kegiatan ini tentunya  inisiasi dari kantor pusat untuk membantu melindungi pekerja di seluruh sektor UMKM dengan kegiatan sarasehan ini.
“Nah tindak lanjutnya nanti di kantor cabang untuk berkoordinasi dengan unit kerja terkait dalam bentuk sosialisasi lanjutan atau eksekusi untuk daftar kepesertaannya, jadi polanya seperti itu untuk kedepannya,” terangnya

Dikatakan Zain,  Kami ada sektor formal dan informal  atau BPU bukan penerima upah jasa konstruksi dan juga pekerja migran Indonesia itu perlindungan yang kami berikan.

“Ada  empat program yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua ,  jaminan kematian dan jaminan pensiun. Kami berupaya keras untuk bisa mencapai target tersebut hingga perlindungan kepada tenaga kerja ini tercapai,” pungkasnya.(Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here