Home HL Debit Air Berkurang, Air Pam Mengalir Kecil

Debit Air Berkurang, Air Pam Mengalir Kecil

150
0

Laporan Inggri

PRABUMULIH, Jodanews.com- Cuaca yang selama beberapa bulan sudah memasuki Musim Kemarau berkepanjangan tentunya membuat warga kesulitan menerima pasokan air yang tidak mencukupi kebutuhan sehari hari.

Salah satu nya yang di rasakan ita warga nasional kelurahan Wonosari mengatakan,” saat ini kami sangat kesulitan untuk mendapatkan air mengingat sumur yang sudah mengering ya harapan kami hanya di PAM saja itu pun kalau saja mengalir”, tuturnya.

“PAM juga terkadang mengalir nya kecil itu pun jarang sekali hidup dan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari kami minta dengan tetangga kalau untuk masak, air minum, dan mencuci pakaian kalau untuk mandi saja kita harus menghemat”, ucapnya.

Mendengar hal itu wartawati jodanews.com mendatangi kantor PAM untuk mengetahui apa penyebab dari kecilnya air PAM yang mengalir saat ini mengingat ribuan pelanggan yang memggunakan fasilitas tersebut.

Fajar selaku Kepala Kantor PAM Prabumulih mengatakan,” debit sungai atau kondisi sungai di lematang yang berada di tanjung dalam yang terdiri dari 3 intik , sungai medang 1 dan 2 itu pompanya sudah mentok ke batas permukaan air di tambah lagi di cambai mengingat kemarau ini pompa untuk aliran air sudah menggantung dan saat ini yang berfungsi hanya sistem pompa yang berada di Sungai medang saja itu pun kami buatkan aliran air supaya bisa mengalir”, kata fajar Rabu, 28/08/2019.

Sedangkan sistem pompa yang ada di cambai itu sudah sangat menggantung dan debit air yang mulai berkurang sehingga tidak bisa mengalir dan untuk mengatasi masalah tersebut kami meminta bantuan tim teknis dari Hungaria karena itu mutlak bantuan dari mereka yang memakai standar komputer kita tidak berani ataupun sembarangan menurunkan pompanya  takutnya mempengaruhi sistem pompa yang lainnya itu lah yang menyebabkan pasokan air PAM yang mengalir kecil”, tandasnya.(editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here