Laporan Andre/Aan
TEGAL, Jodanews.com – Progres rehab 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal, bantuan CSR Bank BRI di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, memasuki finishing. Selasa (6/8/2019).
Salah satunya adalah milik Suherti (42) warga Dukuh Sigerung RT. 04 RW. 01, Jatimulya. Pekerjaan hunian Suherti, di sisa waktu dua hari sebelum TMMD Reguler ditutup 8 Agustus ini, adalah melanjutkan pemasangan genteng, coating, plesterisasi dinding belakang dan samping rumah serta memulai pemasangan lantai keramik.
Capaian ini tak akan mungkin terealisasi selama 6 hari tanpa adanya kerjasama dan pembagian tugas antara tukang TNI dengan masyarakat. Dibenarkan Praka Febri Ari Wijayanto, anggota Satgas TMMD dari Brigif 4 Dewaratna bahwa, tanpa bantuan tambahan dan keikhlasan dari masyarakat lainnya tentunya akan sulit tercapai. Ini karena rumah baru mulai dibongkar sejak tanggal 1 Agustus lalu.
“Disini anak Ibu Suherti yang bernama Dedi (9) juga aktif membantu sejak pulang sekolah dengan mengayak pasir dan langsir spesi,” ucapnya mengapresiasi.
Dibenarkan juga oleh Kepala Dusun, Kusmoro (37), bahwa 8 unit rumah dari 10, saat ini sedang finishing, sementara dua lagi yaitu milik Suherti dan Sri Tutik (33) Dukuh Bulak Banteng RT. 01 RW. 06, terus dikebut sehingga juga mendekati finishing.
Dirinya yakin, sebelum program resmi ditutup dan anggota Satgas TMMD kembali ke kesatuan masing-masing, 10 rumah yang menjadi sasaran tambahan Satgas TMMD tersebut rampung 100 persen.
Sementara untuk sasaran tambahan over prestasi berupa rehab Rutilahu bantuan Kemensos RI sebanyak 16 unit, sedang direncanakan akan segera dimulai. Namun dengan jumlah belasan tersebut dan waktunya hanya menyisakan dua hari efektif, maka renovasi akan dilanjutkan dalam karya bakti Kodim pasca TMMD.(editor Jon Heri)







