Setidaknya 12 Adegan di peragakan oleh tersangka Jagad
Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews.com- Setelah terungkpanya kematian Ismail Efendi alias Ita (56), Polsek Ilir Barat (IB) I Palembang, menggelar rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP), yakni dirumah susun (Rusun) blok 12 Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Jum’at (21/6/2019).
Dimana, Ismail Efendi tewas setelah digorok sebanyak dua kali di bagian leher, lalu di tusuk di bagian perut dan dipukul menggunakan batu bata di bagian kepala oleh tersangka.
Setidaknya, sebanyak 12 adegan rekonstruksi di jalani tersangka Muhammad Jagad, dimana di adegan pertama Muhammad Jagad berboncengan sepeda motor dengan korban untuk kembali ke rumah korban, dan memarkirkan sepeda motor tersebut di dalam rumah korban.
Selanjutnya di adegan kedua dan ketiga tersangka membeli mie ayam di depan rumah korban, sebanyak dua mangkuk. Lalu, di adegan ke empat terjadilah cek Cok mulut antara korban dan tersangka. Dimana korban menghina tersangka.
Dan di adegan ke lima tersangka merasa sakit hati lalu mengambil pisau dan menduduki korban yang saat itu sedang menyusun piring langsung di gorok lehernya dari belakang, sambil tangan kirinya menutup mulut korban.
Kemudian adegan ke tujuh, korban masih sadar dan sempat melawan sehingga tangan dan perut korban terkena pisau. Dan pisau tersebut terjatuh dan kembali diambil tersangka dan kembali di goroknya lagi leher korban karena korban masih hidup.
Lalu, pada adegan ke delapan tersangka mengambil batu bata yang dipakai untuk mengganjal pintu dan memukulnya kekepala bagian belakang korban, sehingga korban jatuh terlentang di depan kamar mandi.
Melihat korban sudah tewas, kemudian tersangka mengambil dua unit HP milik korban, tas kecil yang berisikan uang sebesar Rp 1,5 juta dan tersangka langsung keluar dari rumah korban dan mengunci pintu rumah korban dan langsung melarikan diri .
“Aku menyesal pak, sudah membunuh korban, saat aku menjalani rekon dan memperagakan adegan nya aku kembali teringat Dia (korban – red) pak,” ungkap tersangka usai menjalani rekontruksi.
Menurutnya, ia tega menghabisi korban karena kesal dan sakit hati sudah dihina korban. ” Dia itu teman aku pak, bisa dibilang lebih dari temam (pacaran) atau teman tapi mesra dan kami Ada hubungan sejak aku masih SMA ,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek IB I Palembang, Kompol Masnoni di dampingi Kanit Reskrim Iptu Irsan mengatakan rekonstruksi ini digelar untuk melengkapi berkas tersangka dan akan di limpahkan ke Kejaksaan.
” Hari ini, kita melakukan rekontruksi di TKP, ditemukannya korban Ismail. Ada 12 adegan yang diperagakan tersangka, dan pada adegan kelima puncaknya dimana tersangka menghabisi nyawa korban dengan di gorok di leher,” ujarnya. (editor Jon Heri)








