Home KRIMINAL Usman Ditemukan Tewas Dengan Luka Tembak Di Leher

Usman Ditemukan Tewas Dengan Luka Tembak Di Leher

171
0

Laporan Meida Sari

PALEMBANG, Jodanews.com – Naas menimpa Usman Heri (35) Warga Jalan Suka Karya Kecamatan Sukarami Palembang, ditemukan sudah meninggal dalam kondisi bersimbah darah dengan luka tembak dibagian leher di Jalan Teratai Putih Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (28/4/2019) pagi.

Dari informasi yang dihimpun dikatakan Marzuki Warga sekitar sempat mendengar adanya keributan sekitar pukul 05.00 WIB. Menurut tetangga korban Marzuki, keributan tersebut sempat membuat warga was-was karena sebelum meregang nyawa, korban sempat meminta tolong dan terdengar suara letusan senjata api.

“Mendengar ada yang mintak tolong dan ada suara letusan tembakan, saya pun keluar rumah dan melihat korban sudah tergeletak di depan pagar dengan luka di bagian leher,”ujarnya.

Korban yang sudah tergeletak pun lalu dibawa oleh warga sekitar ke rumah sakit Myria untuk mendapat pertolongan. Namun, karena korban sudah meninggal akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi.

Dari penuturan warga, jika sebelumnya Usman memiliki permasalahan dengan rekannya Cung Adi masalah, hutang piutang. Hal tersebut diduga menjadi dasar permasalahan keduanya hingga terjadi cek-cok mulut.

“Permasalahan dipicuh diduga karena hutang piutang si korban menagih kepada pelaku, yang tidak sengaja bertemu di lokasi kejadian. Mungkin di tagih oleh korban, pelaku tidak senang lalu terjadilah keributan antara keduanya, karena tidak senang sudah di tagih pelaku pun menembak korban dibagian lehernya,” jelasnya.

Sedangkan, Dian (34), yang merupakan Istri korban mengatakan jika keduanya sudah berencana untuk mudik bersama suaminya ke Kota Kayuagung untuk ziarah ke makam keluarga hari ini. Namun, nasib berkata lain, suaminya sudah meninggal tergeletak di Ruang Forensik RS Bhayangkara Palembang.

“Tidak ada tanda-tanda kalau suami akan pergi selamanya. sebenarnya hari ini kami mau mudik ke Kayuagung untuk ziarah namun suami sudah meninggal dunia. Saya berharap pelakunya segera ditangkap,”ujarnya sedih di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Masih dikatakannya, dirinya sudah mewanti-wanti sang suami untuk berhati-hati. Hal itu lantaran sang suami sudah mendapat ancaman sejak beberapa hari yang lalu.

“Jadi berapa malam kemarin saya melarang dia untuk pergi keluar malam, hanya pagi saya tidak tau bahwa dia (korban) keluar rumah. Dan mendapatkan kabar dari keluarga bahwa suami saya berkelahi dan mengalami luka tembak,”jelasnya.

Sementara, Kapolsok Sukarami, Palembang, Kompol Rivanda melalui Kanit Reskrim Polsek Sukarami membenarkan kejadian yang terjadi pagi hari tersebut. Menurutnya, penembakan tersebut terjadi di eks lokalisasi Teratai Putih tepatnya di depan Cafe Golden Star.

“Dari keterangan beberapa saksi, bila pelaku ini memiliki utang kepada korban. Namun, saat korban menangih utang, pelaku malah marah kepada korban. Sampai akhirnya, pelaku ini menembak korban,” ujarnya.

Saat ini pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian karena pelaku sudah kabur usai menembak korban.

“Pelaku masih dalam pengejaran dan diduga memang korban dan pelaku sudah saling kenal. Namun untuk motif diduga masalah utang, tapi ini masih kami selidiki,” jelasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here