Laporan HSB
PALEMBANG, Jodanews.com – SMKN 7 Palembang ini dikenal dengan sekolah Seni Rupa dan satu-satunya sekolah seni rupa yang ada di Palembang. Pada tahun 1985 sekolah ini bernama Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR). Sekolah kejuruan yang berlokasi di Jalan Naskah II Km 7 Kec. Sukarami saat ini telah memiliki delapan prodi diantaranya,seni lukis, desain komunikasi visual(DKV) , kriya kayu ,kriya logam,kriya tekstil, teknik permesinan,teknik kendaraan ringan, teknik bisnis dan servis sepeda motor, dari delapan jurusan ini kriya tekstil merupakan satu – satunya prodi yang ada di SMK N 7 dari delapan SMK N yang ada di Kota Palembang.
Kepala SMK N 7 Palembang Suparman mengatakan,untuk mendiskripsikan tentang pembelajaran batik di Jurusan Kriya Tekstil SMK Negeri 7 Palembang, ditinjau dari perencanaan pembelajaran dan proses yang dilakukan dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif.
Objek penelitian adalah pada pembelajaran batik di Jurusan Kriya Tekstil ditinjau dari perencanaan pembelajaran dan proses pembelajaran. Pengumpulan data berupa kata-kata dan tindakan yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi,”katanya sabtu (13/4/2019)
Dia menjelaskan, Proses pembelajaran batik yang perlu diperhatikan mengenai tentang pengertian batik tulis klasik dan jenis-jenis ragam hias dan desain karya batik. Langka – langka yang harus dipahami oleh siswa/i yaitu, jenis, sifat, fungsi alat dan bahan yang digunakan sesuai prosedur dan langkah-langkah kerja yang akan dilakukan,”jelasnya
Lanjutnya, seperti saat ini siswa kelas XII prodi kriya tekstil atau membatik yang ikut Uji kopetensi keahlian (UKK) materi yang diujikan bukan dari Kriya tekstil saja,tetapi kita harus tau sejauh mana keterampilan yang dimiliki siswa selama mereka dapatkan pelajaran dari gurunya.Alhamdulillah ternyataan kemampuan dan keterampilan siswa dapat ditunjukkan melalui UKK yang kini dilaksanakan,ujarnya.
Bukan hanya itu, para siswa dari Prodi kriya tekstik atau membatik telah menunjukkan hasil karya batiknya, namun sayang hasil dari kerajinan sisw ini belum ada tempat penyalurannya Kami berharap,hasil kerajinan mereka bisa dipasarkan ditingkat lokal maupun tingkat nasional,home industri SMKN 7 Palembang kalau bisa nantinya bisa dipasarkan melalui usaha kecil menengah (UKM),”harapnya
Dia juga menawarkan, bagi ibu-ibu yang berada diluar SMK Negeri 7 yang ingin belajar membatik, jumputan, membordir sekolah siap membantu untuk memberikan pelatihan, agar supaya kelak para ibu-ibu yang telah mendapatkan pelatihan dari SMK Negeri 7 ini bisa membuka lapangan kerja di rumah atau home industri. (Editor Jon Heri)








