Home HL Minimnya Musollah Sekolah, Siswa SMPN 5 Laksanakan Solat Zuhur Dipelataran Kelas

Minimnya Musollah Sekolah, Siswa SMPN 5 Laksanakan Solat Zuhur Dipelataran Kelas

141
0

Laporan HSB

PALEMBANG, jodanews.com – Pendidikan karakter anak dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, perlu ditanamkan nilai-nilai religius pada setiap anak didik di sekolah. Di SMPN 5 Palembang kegiatan keagamaan dalam rangka pendidikan karakter religius anak didik menjadi kegiatan pembiasaan yang rutin dilakukan setiap hari. Bentuk dari pembiasaan tersebut antara lain dengan solat zuhur berjemaah.

Kepala SMP Negeri 5 Palembang, Dra. Hj. Khoiriah, M.Pd, mengatakan, solat zuhur berjemaah ini sudah sejak lama diterapkan di sekolah ini, jauh sebelum dirinya bertugas di SMP Negeri 5 Palembang. “Tujuan dari kegiatan pembiasaan anak didik dibidang keagamaan untuk lebih meningkatkan diri kepada Allah SWT dan dalam rangka pendidikan karakter religius bagi anak didik. Dengan demikian anak didik dapat menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa sebagaimana yang diamanatkan dalam tujuan pendidikan nasional.Kegiatan solat zuhur ini dilaksanakan setiap hari kecuali hari Jum’at,”ujarnya, Selasa (19/3/2019)
“Program pembiasaan dan pembinaan kepada seluruh warga sekolah. Program ini disambut oleh seluruh warga sekolah dengan penuh antusias. Orang tua wali muridpun mendukung penuh kegiatan solat zuhur berjemaah yang dilaksanakan di mushollah sekolah, mengingat mushollah tidak mencukupi untuk menampung seluruh siswa kita juga memakai pelataran atau teras di depan kelas,”terang Khoiriah.
Khoiriah mengatakan, program solat zuhur berjemaah yang diterapkan di SMPN 5 ini wajib diikuti oleh seluruh warga sekolah, bagi siswa putri yang berhalangan pihak sekolah telah memberikan kebebasan untuk tidak mengikuti solat. “Mereka yang berhalangan dikumpulkan didalam satu kelas kemudian nama yang berhalangan pun akan dicatat dalam satu buku khusus, hal ini tak lain untuk menghindari agar siswa tidak menjadi alasan untuk tidak solat dari catatan inilah kita tau berapa hari mereka tidak ikut solat,”ujarnya.
“Mengingat kegiatan ini rutin dilakukan oleh seluruh warga sekolah, maka untuk imam pun bukan saja guru yang menjadi imam siswapun kita berikan giliran untuk menjadi imam dalam solat zuhur ini agar supaya kelak nantinya mereka sudah terbiasa dalam memimpin terutama dalam solat berjemaah, Alhamdulillah, kegiatan pendidikan karakter religious solat berjemaah ini bagi anak didik di sekolah ini terbilang berhasil, perubahan sikap dan akhlak terlihat sangat signifikan. Tingkat kenakalan anak didik turun drastic,”pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here