Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews.com – Pada Senin (11/3) ini, pelajar SMK baik negeri maupun swasta mulai mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Tercatat 291 SMK yang ada di Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan Ujian tersebut. “Dari Jumlah tersebut ada 117 Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) ujian menggunakan komputer atau android sisanya menggunakan kertas,”Ungkap Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Dra.Erlina,MM saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp, Senin (11/3/2019).
Ditambahkannya, opsi USBN memanfaatkan computer/ Android dengan pertimbangan efisiensi. ”Siswa juga lebih bisa mengerjakan soal dalam waktu singkat, Selain itu, USBN berbasis computer Android bisa meminimalisasi sesi ujian.Bahkan dengan sistem komputer/ android siswa dapat mengetahui langsung nilai yang diperoleh dari soal yang dikerjakan,”jelasnya.
Beberapa daerah yang USBNnya sudah menggunakan komputer / android yang sudah mencapai 100 persen yaitu,Prabumulih, OKI, OI, Pali, Muratara dan didaerah lain juga ada tetapi belum mencapai 100 persen,tidak kalah dengan SMK yang ada di Palembang,”ujarnya
lanjutnya,perlu juga diingatkan kepada para siswa/i bahwa USBN ini adalah penentu kelulusan siswa dari sekolah. Jadi, yang menentukan siswa lulus bukan hasil UN, tapi hasil USBN.Siswa/i untuk melaksanakan dan mengikuti USBN secara serius. Dulu USBN dianggap tidak menentukan kelulusan. Bahkan ada yang menganggapnya sebagai formalitas. “Tapi, sekarang USBN menentukan juga kelulusan,”tegasnya
“Namun, kita ingatkan, para siswa harus mengikuti kedua ujian itu dengan persiapan yang baik. Peserta harusnya memang menghasilkan nilai yang tinggi dari USBN dan UN. Sebab, ketika melanjutkan sekolah, pemilik nilai UN yang tinggi akan mendapat prioritas, terutama oleh sekolah-sekolah berikatan dinas,”tutupnya (RAFAbasri)
.








