Laporan Hasan Basri
PALEMBANG,Jodanews.com – SMPN 33 Palembang akan bersiap menuju adiwiyata provinsi setelah sebelumnya sekolah tersebut lolos di tingkat kota. Untuk bisa lolos ke tingkat provinsi, sekolah yang beralamat di Jl. Musiraya Way Hitam RT 004. Kota : Palembang ini akan melakukan pembenahan lingkungan sekolah, green house dan syarat-syarat untuk masuk adiwiyata provinsi yang belum ada di SMPN 33 Palembang.
“Saat ini, sekolah kami sudah lolos di tingkat kota dan masuk ke tingkat provinsi. Maka kekurangan-kekurangan yang perlu disempurnakan menuju sekolah Adiwiyata, akan kami lengkapi. Kami sudah membentuk tim Adiwiyata dan memberikan tugas sesuai tupoksi, kepada guru dan siswa dalam menyukseskan program adiwiyata,” ujar Wakil Kepala SMPN 33 Palembang Bidang Humas Hj.Asmawati,SPd,Jum’at (15/3/2019)
Asmawati, mengatakan, semua warga sekolah ikut terlibat dalam menyukseskan program in. Mulai dari jajaran guru sampai siswa berpartisipasi dalam menanamkan rasa peduli lingkungan. “Kepada siswa diterapkan program dan kegiatan lingkungan. Dimana, program itu meliputi penghijauan, penanaman bunga dan pohon hingga mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam mata pelajaran,” imbuhnya.
Lebih jauh Asmawati menyampaikan, sekolah juga mengadakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap Sabtu. Mulai dari gotong royong, menata taman sekolah, membersihkan sanitasi atau saluran air hingga penanaman. “Disinilah momen seluruh warga sekolah berbaur membersihkan sekolah,” ungkapnya.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan pihak sekolah, lanjutnya, adalah pengolahan sampah sekolah menjadi pupuk kompos. Sampah sekolah dipilah, dipisahkan menjadi sampah untuk pupuk dan sampah yang bakal didaur ulang menjadi barang berguna.
“Kami juga melakukan penghijauan seperti tanaman obat keluarga (Toga), pengomposan, biopori, pemanfaatan bahan bekas, kebun, hidroponik dan lain-lain,” kata Asmawati.
Mekanisme dan pola verifikasi adiwiyata pun sudah dijelaskan dan guru sudah paham karena beda-beda tipis dengan akreditasi. Asmawati menghimbau, kepada seluruh guru, siswa, wali murid dan komite memberikan dukungan kepada sekolah dalam menjalankan program berbasis lingkungan. (Editor Jon Heri)








