Home HL Belajar Mengaji Setelah Usai Pelajaran

Belajar Mengaji Setelah Usai Pelajaran

131
0

Laporan HSB

PALEMBANG, Jodanews.com – Pendidikan agama bagi seorang anak merupakan hal yang penting karena bekal bagi kehidupan mereka nantinya. Al quran merupakan kitab umat islam dimana kita harus bisa membaca dan mempelajarinya. Seperti yang dilakukan oleh siswa/ Siswi SDN 41 Palembang yang berada di Jalan Mawar Talang Ratu Ujung, kelurahan 20 Ilir Timur I Palembang ini terlihat ramai oleh anak-anak kelas 1 dan 2 yang belajar mengaji.

Kepala SD Negeri 41 Palembang, Nailah Umar mengatakan anak-anak ini belajar mengaji setelah proses belajar mengajar di kelas. “Dilanjut dengan belajar mengaji di TPA As Sallam milik SDN 41 Palembang, TPA ini sudah ada dari 2017 lalu,” ujarnya, Jumat (22/3/2019).

“Belajar di TPA ini kan termasuk pelajaran karakter, pembinaan karakter, anak-anak diajari dulu tentang agama di sekolah, dari sekolah anak-anak menerima pelajaran agama yang bersinergi juga dengan orangtua,” katanya.

Dia mengatakan TPA As Sallam ini juga sudah mendapatkan SK dari Kemenag Januari 2018 lalu. “Jaman sekarang orangtua, kami para guru sering kewalahan dengan anak-anak yang lebih suka main gadgetnya agar tidak kecanduan dan lebih dekat dengan Tuhannya, maka saya bersikeras membuka TPA ini,” jelasnya.

“Anak-anak itu bukan hanya dituntut pintar dibidang akademik, tetapi mereka juga harus memiliki karakter dan budi pekerti. Kalau mereka sudah baik di karakter dan budi pekerti semuanya juga pasti akan ikut baik,” katanya.

Sementara itu, jadwal belajar di TPA ini untuk kelas 1 dan 2 SD dimulai dari pukul 10.00 hingga 11.30. Semua murid kelas 1 dan 2 ini wajib ikut belajar di TPA sedangkan untuk murid kelas 3 hingga 6 SD dipilih murid yang belum bisa mengaji.

“Yang belum bisa mengaji ini akan diajari mengaji oleh guru-guru yang ada di TPA As Sallam. Mulai belajarnya dari pukul 12.00 hingga 14.00, belajarnya setelah salat zuhur berjamaah,” katanya.

Secara tidak langsung kebiasaan ini sangat bermanfaat untuk siswa. Untuk siswa dan siswi kebiasaan ini menuntut mereka agar bisa belajar mengaji Al Qur’an. “Karena di zaman seperti sekarang ini, belum tentu mereka mengaji di rumah pada sore atau malam hari. Karena sudah banyak godaan untuk tidak mengaji seperti menonton televisi, bermain dengan teman, dan menikmati kecanggihan teknologi seperti smartphone, tablet dan internetan,”ujarnya

“Dengan kegiatan ini siswa diharapkan bisa mengaji Al Quran, memberi ketentraman bagi siswa, juga bisa menghindari kebringasan siswa untuk tawuran dan tidak terpuji lainnya. Karena mereka sudah dibekali dengan kegiatan keagamaan dan nilai-nilai kesopanan,”pungkasnya. (Editor Jon Heri)

.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here