Laporan Abiyasa / Pendim 0711/Pml
PEMALANG, Jodanews.com – Dari gambar mungkin terlihat sepele dan kurang mengasyikkan, namun inilah perjuangan sebenarnya anggota Satgas TMMD Reguler 104 Pemalang guna memastikan ketersediaan bronjong aman di lokasi pemasangan, titik 150 meter dari nol Makadam 805 meter.
Jika turun ke lokasi dan melihat sendiri, anggapan dapat berubah 360 derajat. Distribusi kawat bronjong harus melalui langsir dua kali karena H-1 TMMD dibuka (26/2), akses masih susah dilalui dump truk pengangkut material. Satu-satunya roda empat yang dapat mengakses jalan tersebut sampai ke lokasi pembangunan Jembatan Limpas (20 x 3,5 meter) hanyalah TR-4 (Traktor Roda Empat) gandengan.
Diketahui, pekerjaan pembronjongan tebing jalan rawan longsor di lokasi TMMD, Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh masih melanjutkan progres sebelumnya atau 50 %. Pembangunan ini untuk menopang beban dari atas pada tebing telford/makadam.
Dibenarkan Dansatgas TMMD di lokasi bahwa salah satu sasaran fisik tersebut untuk mengantisipasi bahaya longsor yang kemungkinan mengancam jiwa para petani setempat saat menggarap kebun jagung areal Perhutani RPH Kaliwadas KPH Pemalang.
“Ada dua titik lokasi pemasangan bronjong kawat. Titik pertama sepanjang 28 meter setinggi 5 meter, sedangkan titik kedua panjangnya 20 meter dengan ketinggian 6 meter. Semuanya masih sedang dalam tahap pengerjaan,” ungkapnya. (Editor Jon Heri)








