Home HL 41 Orang Diduga Preman dan Juru Parkir Liar Terjaring Dalam Razia Operasi...

41 Orang Diduga Preman dan Juru Parkir Liar Terjaring Dalam Razia Operasi Pekat Jelang Pileg dan Pilpres

137
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews.com  – Tak heran lagi melihat Agus Salim, saat diamankan oleh anggota Jatanras Polda Sumsel dalam operasi premanisme. Pasalnya Agus sendiri sudah mengaku kalau dirinya sudah 5 kali ini ditangkap Jatanras polda, dalam kasus yang sama yakni parkir liar. Kamis (28/3/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Agus diciduk anggota Jatanras Polda Sumsel saat sedang mengatur parkir di kawasan Dempo, Palembang. Bukan hanya dirinya yang diangkut, melainkan rekannya bernama Tomi yang merupakan juru parkir (jukir) juga ditangkap.

“Sehari dapat Rp 150 ribu, aku setor Rp 60 ribu terus Rp 25 ribu lagi. Aku sudah 5 kali ini ditangkap. Kalau parkir motor biasanya aku ambil Rp 2 ribu sama mobil juga Rp 2 ribu, aku tidak pernah mereas” ungkap Agus saat diamankan di Polda. Kamis (28/3/2019)

Sementara dari pengakuan Tomi, dirinya sudah lama menjadi juru parkir tapi baru kali ini berurusan sama polisi. “Nyari yang halal saja, aku tidak pernah meras. Ya uangnya untuk makan anak sama istri,” ujarnya.

Selain Agus dan Tomy masih ada yang terjaring razia preman, seperti Risky dan Edo keduanya diamankan saat mereka sedang mengamen di Pasar 16 Palembang. “Kalau bersih dapat uang Rp 80 ribu sehari. Kalau ngamen Keliling pasar sama Edo, tergantung orang kasih kami berapa kami terima,” jelasnya.

Setidaknya ada 41 orang yang diamankan dan didata. 15 diantaranya, yakni Ridho jukir di Plaju, Haryadi Jukir, Jefry Jukir, Dedy Jukir di Jalan Radial, Oloan, Junaedi, Pardede juga jukir. Elias jukir di Kertapati, Ismanto Jukir di Lorong Kembangkan.

Selanjutnya Zulkarnain jukir di Sukawinatan, M Ali Jukir di Jalan SH Wardoyo, M Robby di Jalan Letnan Sayuti, Mustofa jukir di Plaju, Febryanto jukir di Polygon, dan Andri Ramadhani jukir di Polygon.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriyadi saat dikonfirmasi, menegaskan benar tadi anggota Jatanras Polda Sumsel mengamankan 41 orang yang diduga premanisme dan jukir liar.

Penangkapan ke 41 orang tersebut merupakan hasil dari razia operasi pekat jelang pileg dan pilpres. Setidaknya sebanyak 41 orang yang diduga preman dan jukir liar telah diamankan.

“Jadi operasi ini untuk pengamanan kamtibmas jelang pileg dan pilpres. Mereka semua hanya kita data saja dan diambil fotonya, kemudian kita juga memberikan himbauan untuk tidak melakukan tindakan pemerasan. Tarif mobil dan motor semestinya saja, jangan sampai diluar itu,” ungkapnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here