Home BANYUASIN Diguyuri Hujan 10 Jam, Puluhan Rumah Warga di Dua Kecamatan Banyuasin Terendam...

Diguyuri Hujan 10 Jam, Puluhan Rumah Warga di Dua Kecamatan Banyuasin Terendam Banjir

134
0

Laporan Ria Anjelina

BANYUASIN, Jodanews.com  – Curah hujan yang turun dengan intensitas tinggi kurang lebih sekitar 10 jam, pada Jumat (8/2/2019) dini hari hingga siang, menyebabkan pemukiman warga di dua kecamatan di Kabupaten Banyuasin, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 2,5 meter.

Dari data yang diterima, tercatat sedikitnya ada 6 rumah warga di lingkungan RT 5 Desa Lubuk Karet (Lukar), dan 20 rumah di Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, dan Desa Durian Daun, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, yang dilaporkan terendam banjir.

Pantauan media syber ini, luapan air yang terjadi karena tidak berfungsinya saluran drainase (parit, red) sehingga tidak mampu menampung debit air tak hanya merendam puluhan rumah warga, tetapi juga menggenangi ruas jalan lintas timur sumatera (Jalintimsum) Palembang-Betung-Sekayu.

“Setiap turun hujan tempat kami ini selalu banjir. Disamping memang drainasenya yang buruk, dan tersumbatnya gorong-gorong juga adanya bekas galian pipa gas milik PT pertagas yang dikerjakan asal jadi, menyebabkan pemukiman kami disini banjir,” keluh Imad, salah satu warga yang rumahnya juga ikut terendam banjir, saat ditemui wartawan, Jumat (08/02/2019).

Dijelaskan Imad, selain rumahnya banjir juga merendam rumah milik warga lainnya, diantaranya Sulaiman (mantan Kades), Sutin, Sina, Nungcik, dan Mijo.

Dia katakan, dirinya bersama warga lainnya sudah beberapa kali melaporkannya ke Pemerintah Desa, Camat termasuk Bupati dan DPRD Banyuasin.

“Tetapi sampai saat ini, tetap belum ada tindakan dan perbaikan sama sekali. Entah kalau sudah ada korban jiwa lebih dulu baru ada upaya,” sambung petani ini, pasrah.

Sementara itu, banjir juga mengakibatkan salah satu bangunan usaha cucian kendaraan mobil yang terletak di Jalitimsum Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, roboh akibat diterjang derasnya arus luapan air yang berasal dari curah hujan.

“Banjir yang mengenangi ruas Jalintimsum juga menggangu aktivitas lalu lintas, terutama saat melintasi Desa Lubuk Karet, Kelurahan Betung dan Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung. Selain macet, pengendara juga harus ekstra hati-hati karena di sepanjang Jalintimsum Palembang-Jambi itu terdapat bekas galian pipa gas,” saran Suginen, pengendara mobil tujuan Palembang, ketika dibincangi kendaraannya juga ikut terjebak macet. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here