Home HL Banjir Mengancam, Kawasan HL dan DAS jadi Sasaran Illegal Logging

Banjir Mengancam, Kawasan HL dan DAS jadi Sasaran Illegal Logging

316
0

Laporan Repi

PAGARALAM, Jodanews.com – Entah sejak kapan kawasan hutan lindung (HL) dan Daerah Aliran Sungai ( DAS) Lematang Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam, Sumatera Selatan ( Sumsel ) yang hanya Di batasi dengan aliran Sungai Lematang dengan Kecamatan Dempo Tengah mengalami kerusakan secara masif. Akibat illegal logging atau pembalasan liar oleh oknum yang tak bertanggung jawab.
Bila aksi ini tidak segera dihentikan maka bahaya banjir,longsor ,dan sebagainya akan menimpa dan tinggal menunggu waktu.
Pantauan di Lapangan jodanews.com, Minggu (10/2/2019) Kawasan HL dan DAS dimaksud terlihat membentuk ruang terbuka karena sejumlah pepohonan sudah ditebang.

“Untuk mencegah dan menjaga kawasan tersebut, Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum harus serius dan berani bertindak tegas bagi pembalakan Liar, untuk mempertahankan hutan lindung di kawasan sepanjang aliran Sungai Lematang yang kian hari makin memperihatinkan. Jika tidak, bisa saja mengakibatkan banjir dan longsor besar Di hilir seperti Kabupaten Lahat,” ujar Sainul, salah seorang warga yang berdekatan dengan lokasi dia berkebun, Minggu (10/2/2019).

Masih dikatakan Sainul, setidaknya lokasi yang terjadi penebangan liar adalah di lokasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di sisi selatan area Wisata Arung Jeram yang berbatasan dengan Kecamatan Dempo Tengah dan bagian seberangnya sungai langsung masuk wilayah Kecamatan Dempo selatan, Kelurahan Penjalang Desa Tebat Benawa, Kota Pagaralam yang terlihat lokasi hutan Di tebangi.

“Pohon-pohon itu sudah puluhan tahun bahkan ratusan tahun tumbuh Di lokasi Daerah Tebing Cadas sepanjang Sungai Lematang salah satunya sekitar Area lokasi wisata Arung jeram,” jelasnya.

Lanjutnya, Padahal peranan kawasan hutan Lematang sangat vital untuk menyanggah longsor dan banjir bandang bagi banyak daerah disepanjang aliran bawahnya. Seluruh daerah seperti Kabupaten Lahat adalah hilir dari salah satu DAS yaitu sungai lematang, hingga paling hilirnya sungai musi.

“Lebih khusus lagi, HL dan DAS sepanjang Sungai Lematang selain menjadi Penahan Tebing yang cadas juga penyedia air utama untuk mempertahan kan debit air yang mengaliri Sungai Lematang. Apabila kawasan ini rusak, dan gundul dapat dipastikan daerah di bawahnya akan terimbas longsor dan banjir, karenanya sangat diharapkan peran pihak yang berkompeten menghentikan aksi pembalasan liar ini,”pungkasnya (Editor Jon Heri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here