Laporan Abiyasa / Penrem 044/Gapo
PALEMBANG, jodanews.com – Wakil Kepala Ajudan Jenderal Korem (Wakaajenrem) 044/Gapo Kapten Caj Hermanto bersama Serma Tumirin dan Babinsa Koramil 418-03/Plaju Sertu Turino melaksanakan Kampanye atau Sosialisasi penerimaan Calon Tamtama PK Gelombang I TA 2019 kepada siswa siswi SLTA bertempat di SMA Muhammadiyah 4 Kota Palembang, Jumat (15/2/2019).
Dalam keterangannya, Wakaajenrem 044/Gapo Kapten Caj Hermanto dihadapan ratusan siswa siswi SLTA tersebut menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat TNI AD akam membuka pendaftaran anggota TNI, untuk Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang I TA 2019. “Waktu pendaftaran melalui online Cata PK dilaksanakan tanggal 1 Januari hingga 17 Februari 2019 dan melaksanakan pendaftaran ulang dan validasi tanggal 18 sd 27 Februari 2019 di Ajenrem atau di Ajendam”, terang Kapten Hermanto.
Lebih lanjut, Kapten Hermanto menjelaskan, untuk persyaratan secara umum adalah meliliki Surat Tanda Tamat Belajar serendah-rendahnya SLTP, warga negara Indonesia, setia kepada NKRI, sehat jasmani dan rohani, tidak cacat kriminalitas dan tidak kehilangan hak menjadi prajurit serta sudah berumur nimimal 18 tahun dan maksimal 22 tahun.
“Materi yang akan diujikan, untuk pengecekan tahap awal dilaksanakan oleh Panitia Daerah (Panda) meliputi administrasi, kesehatan dan postur. Sedangkan untuk di tingkat pusat dilaksanakan oleh Panitia Pusat (Panpus) meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesegaran jasmani (Garjas A, B, postur, keterampilan renang), pemeriksaan mental ideologi, pemeriksaan psikologi dan akademik”, terang Hermanto.
Selanjutnya, Wakaajenrem 044/Gapo menegaskan, bahwa dalam penerimaan Calan Prajurit TNI AD baik dalam jenjang pendididkan apapun sama sekali tidak dipungut biaya, oleh karena itu kepada masyarakat (generasi muda) maupun para orang tua yang putra putrinya berminat menjadi anggota TNI agar berhati hati dan tidak mudah percaya apa bila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dalam penerimaan calon Prajurit TNI AD ini dengan imbalan uang. “Semua itu tidak benar, itu hanya penipuan belaka dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang sengaja ingin meraup keuntungan dengan memanfaatkan momen penerimaan calon prajurit ini”, tegas Wakaajenrem.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat, apa bila ada yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang agar dilaporkan kepada pihak yang berwenang, TNI AD tidak ingin dalam penerimaan calon prajurit ini dicemari oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. “TNI AD hanya menerima calon prajurit yang berprestasi dan memenuhi syarat sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, jadi tidak ada istilah jalur belakang”, imbuhnya.








