Laporan Hasan Basri
PALEMBANG, Jodanews.com – Lagi-lagi tahun ini sekolah yang berada di daerah perairan Sumatera Selatan tidak dapat melaksanakan UNBK, pasalnya penyebab teknologi telekomunikasi belum menyentuh daerah tersebut, sehingga sekolah tersebut belum sanggup melaksanakan Ujian Nasional Berbasis komputer. Syarat pelaksanaan UNBK tersedianya jaringan yang memadai.
Terkait target 100 persen pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMA tahun ini belum bisa teralisasi. Pasalnya 5 persen SMA yang ada di Sumsel masih terkendala fasilitas dan jaringan, Hal tersebut di ungkap oleh Ketua UN 2019 Disdik Provinsi Sumsel Bonny Syafrian.
Menurut Bonny, sekolah yang belum siap melaksanakan UNBK tersebut rata-rata sekolah yang belum dijangkau listrik dan minim fasilitas computer yang belum memadai, untuk memakai dan menumpang di sekolah lainpun tidak bisa karena jangkauan yang jauh.
“Untuk yang belum bisa UNBK tetap kita fasilitasi manual seperti biasa yakni ujian berbasis kertas pensil (UNKP), pelaksanaan UNBK sendiri tidak wajib diikuti oleh semua SMA di Sumsel jika terkendala jaringan, namun pihaknya mengimbau agar sekolah bisa memperbaiki fasilitas, jaringan internet dan lain sebagai agar bisa melaksanakan UNBK pada tahun berikutnya, ” terangnya.
Bonny menghimbau, Meskipun tidak diwajibkan, tetapi sekolah pelaksana UNBK memiliki nilai integritas lebih baik karena kecurangan dalam ujian sangat minim.
Dia menyebutkan, Tahun ini total siswa SMA/MA yang mengikuti UN ada 75.997 untuk negeri dan swasta. Dimana total sekolah ada 820 yang tersebar di 17 kabupaten kota se-Sumsel. Bonny menambahkan,.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs H Widodo, M.Pd mengatakan, Jika ada sekolah yang belum memiliki fasilitas yang belum memadai, setidaknya sekolah tersebut bisa berusaha dan berinisiatif untuk menumpang di sekolah yang jangkauannya terdekat di sekolah tersebut. Itu artinya sekolah tersebut sudah berusaha untuk melaksanakan UNBK meskipun menumpang di sekolah lain,ujarnya.
“Kalau SMA nggak ada jaringan, bisa ujian di SMP yang PC nya lengkap. Begitupun bagi SMP yang tidak ada komputer, bisa menumpang ke SMA terdekat. Asalkan saling koordinasi sehingga UNBK ini bisa terlaksana,” ungakapnya
Dan untuk membantu sekolah yang minim fasilitas dalam pelaksanaan UNBK, kata Widodo pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Disdik Kota Palembang agar SMP dan SMA bisa saling meminjamkan fasilitas untuk membantu kelancaran kegiatan UNBK di Sumsel. (Editor Jonheri)








