Home HL Tahun 2019, Kapolda Minta Sikat Habis Peredaran Narkoba di Sumsel

Tahun 2019, Kapolda Minta Sikat Habis Peredaran Narkoba di Sumsel

138
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews.com  – Ternyata peredaran Narkoba di tahun 2018 di wilayah Sumsel, meningkat secara signifikan sebanyak 2 Kali lipat dari tahun sebelumnya. Hal tersebut terlihat dari hasil tangkapan dan upaya mengagalkan penyelundupan narkoba ke wilayah Sumsel.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Farman mengatakan, secara keseluruhan Narkotika di wilayah sumsel mengalami kenaikan yang hebat.
Bahkan pengguna narkoba juga saat ini sudah beralih yakni tidak hanya tempat hiburan malam, melainkan juga ditempat hajatan seperti orgen tunggal.

Untuk Ganja naik 2 kali lipat, sabu juga naik 2 kali lipat begitu juga dengan pil ekstasi. Memang di sumsel penggunaan narkoba ini sudah beralih. Tidak hanya di tempat hiburan, tapi sudah sampai ke jejaring acara.

Namun yang perlu saya imbau adalah ditempat lainnya, contoh di tempat acara kemasyarakatan seperti orgen tunggal. Ini yang harus diantisipasi untuk kedepan,” ujarnya, Jum’at (4/1/2019).

Mengenai hal itu, Farman pun menegaskan bahwa kedepan akan ada target untuk melakukan pengawasan pada acara yang berpotensi jadi sarang peredaran narkoba, seperti orgen tunggal sampai jam 10 malam.

Diketahui, Narkotika Jenis ganja yang gagalkan beredar tahun 2018 yakni 1.170.723.144 Gram dan tembakau gorila berat 109,85 gram. Sedangkan tahun 2017, 402. 258. 511 gram.

Kemudian Narkotika jenis sabu yang di gagalkan beredar tahun 2018 yakni 107. 830. 111 Gram, sedangkan tahun 2017 yakni 55. 056. 825 Gram. Sementara untuk pil ekstasi yang di gagalkan beredar tahun 2018, yakni 52. 815 butir ekstasi, sedangkan tahun 2017, 41.036 1/2, dan 445 butir Happy five.

Masih lanjutnya Farman, Kalau tangkapan Ditnarkoba Polda Sumsel selama 2018 itu, berhasil menyelamatkan hampir 600 ribu jiwa.

Sedangkan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Wakapolda Brigjen Benni Gapril serta Pejabat Utama Mapolda Sumsel mengatakan, peredaran Narkotika di wilayah Sumsel yang digagalkan memang mengalami peningkatan. Bahkan untuk para bandar, diambil tindakan tegas.

“Tahun 2018 kita sikat 6 bandar narkoba. Dua bandar orang Sumsel, sisanya dari luar. Ganja di dapat 1 ton lebih. Bahkan ada 4 hektar ladang ganja yang berhasil kita ungkap, dan berbagai jenis narkoba lainnya. Kita tidak main-main untuk narkoba, kita sikat,” ujarnya.

Zulkarnain pun meminta pihak kepolisian untuk tetap gencar memberantas habis peredaran narkoba pada 2019. Menurutnya kinerja seorang Polisi diibaratkan sebagai sapu. Dimana tugasnya adalah untuk memberantas kejahatan dan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah pelaku.

“Narkoba meningkat, jika kasat narkoba melempem atau tidak ada tangkapan saya ganti, mungkin ada yang lebih baik, jadi untuk tahun ini meningkat,” tegas Kapolda. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here