Home HL 10 Persen SMK di Sumsel Gunakan Gedget

10 Persen SMK di Sumsel Gunakan Gedget

144
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews.com – Pada era globalisasi ini kehidupan masyarakat sudah semakin canggih dan kompleks. Hal ini juga merupakan akibat dari perkembangan teknologi yang sangat pesat. Perkembangan teknologi ini ditandai dengan munculnya berbagai benda canggih seperti halnya gadget, smartphone, tablet PC dan lain-lain.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat ini juga mempengaruhi dunia pendidikan di Indonesia.Pengaruh ini dapat dilihat dengan munculnya berbagai sistem pembelajaran berbasis media (media-based learning) yang menggunakan teknologi dalam proses pembelajarannya.

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Erlina mengatakan, sekitar 10 persen dari jumlah total SMK di Sumsel sudah menggunakan gadget saat pelaksanaan ujian sekalah.
Dijelaskan Erlina, beberapa sekolah yang telah akrab dengan gadget dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas seperti SMKN Satria Nusantara Betung, SMKN 1 Martapura, SMK Yadika Batu Raja, SMK Muhammadiyah 1 Palembang dan SMKN 5 Palembang.
“Beberapa sekolah diantaranya sudah menggunakan gadget sejak tiga tahun lalu. Keseluruhan, sekitar 10 persen SMK di Sumsel sudah menggunakan gadget saat melaksanakan ujian sekolah,” ungkapnya, Jumat (18/01/2019).
Erlina menjelaskan, menyambut baik wacana penerapan pembelajaran berbasis IT dengan metode menggunakan gadget. Dia menilai, siswa sudah akrab dengan gadget dan teknologi sehingga tidak akan mempersulit siswa dan guru jika diterapkan.
“Hampir semua siswa mempunyai android. Tinggal aplikasinya saja, maka bisa diterapkan,” unngkapnya. Ditambahkannya, Aplikasi sendiri bisa sekolah buat sendiri, bisa juga diseragamkan. “Bila sekolah buat sendiri kita pastikan fungsinya dan cara menggunakannya tetap sama,” terangnya.

Sementara itu, untuk jaringan internet juga tidak menjadi masalah lagi. Karena hampir semua daerah sudah memiliki internet namun sering hilang-hilang saja jaringan intetnetnya , ” pungkasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here