Laporan Abiyasa / Pendim 0720
REMBANG, Jodanews.com – Ngasim, (78), warga Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, di usianya yang udah tua, dia cuma tinggal berdua dengan istrinya. hari ini dia di datangi seorang Rentenir (Bank Thithil orang Jawa bilang) dari sebuah Koperasi, dia bingung dan sudah tidak bisa berpikir dan berbuat mau bagaimana lagi, masalahnya dia sudah menunggak 5 x pembayaran, sementara ini dia tidak pegangan uang sama sekali.
Dan akhirnya Sodhikun berinsiatif datang ke Balai Desa Pasedan untuk menemui pak Kades Kusman, untuk meminta Solusi tentang permasalahan yang dia hadapi. Tetapi dia tidak ketemu Pak Kades Kusman, karena sedang ada urusan pekerjaan kantornya. Justru dia malah ketemu dengan kedua Tentara yang sedang duduk-duduk di teras Balai Desa, yang sama juga sedang menunggu pak Kades Kusman. Ahad (11/11)
Kapten Czi Tarmuji dan Kapten Inf Bambang Sutedjo dari Kodim 0720/Rembang, Perwira Pengawas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang. Setelah mengetahui masalah yang disampaikan Sodhikun sesaat setelah dirinya bersalaman dan menyampaikan permasalahan, memberikan Solusi dan mengatakan, “Gini saja, untuk permasalahan hutang piutang itu sebenarnya tidak bisa di permasalahkan, karena masuknya hukum Perdata. Jadi Mas’e yang dari Koperasi itu tidak bisa semena-mena memaksa apalagi menyita barang-barang untuk kepentingan sepihak saja.”
“Sudah biar saya saja yang melunasi utange mbahe, jumlah Nominal tunggakan Mbahe berapa dan sisanya masih berapa ?, biar saya yang menanggung semuanya,” terang Kapten Czi Tarmuji yang Notabene adalah Kepala Koperasi juga yaitu Primkopkar C.09 Kodim 0720/Rembang.
“Kita sama-sama orang Koperasi Mas, makanya saya juga tahu benar Management Koperasi itu bagaimana, cuma Koperasi yang saya tangani bukan untuk orang luar melainkan khusus melayani anggota Kodim 0720/Rembang yang diutamakan. Ya bisa sebenarnya orang luar mau ngutang maupun menginvestasikan ke kami, tetapi untuk sementara yang diutamakan adalah kepentingan anggota dan mensejahterakan anggota,” paparnya.
“Saran saya, apabila Mas’e mau sabar dalam menjalankan Koperasi, pasti semua Nasabah senang, asalkan Mas’e dalam mengembangkannya tujuannya juga untuk membantu dan mensejahterakan Nasabah.” Pungkasnya. (Editor Jon Heri)








