Home HL Dua Kurir Sabu Diringkus Anggota Polairud Dengan Barang Bukti 16 Paket Sabu

Dua Kurir Sabu Diringkus Anggota Polairud Dengan Barang Bukti 16 Paket Sabu

111
0

Laporan Meyda Sari

PALEMBANG, Jodanews.com  – Kepolisian dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Sumsel menggagalkan peredaran narkotika jenis sanu di wilayah perairan Sumatra Selatan. setidaknya 16 paket sabu yang baru saja akan diedarkan berhasil disita polisi.

Kejadian penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat yang sangat meresahkan dengan adanya peredaran obat-obatan terlarang jenis sabu di desa Mariana, Kecamatan Banyuasin 1, Sumatera Selatan.

Mendapatkan laporan itulah anggota dari Subdit Gakkum Dit Pol Air dan Udara (Polairud) Polda Sumsel melakukan operasi penyisiran di perairan sungai dan penyelidikan penangkapan tersangka dipimpin langsung oleh Kasi Lidik Kompol Mizon Bahri.

Direktur Polair Polda Sumsel, Kombes Pol Imam Thabroni, mengatakan dari informasi yang di dapat dari masyarakat sering beredar narkoba yang sering diedarkan oleh tersangka Jaka Pranata (29). menurut pengakuan Jaka kalau Sabu tersebut di dapat dari Rudiansyah (23) sebelum diedarkan,” ungkapnya saat pres rilis di Mako Polairud Palembang, Selasa (6/11/2018).

Menurut pengakuan Jaka, kalau sabu yang diamankan darinya itu diedarkan di sekitar tempat tinggalnya dengan harga satu paket kecilnya bervariasi mulai dari 100 sampai 200 ribu per paketnya.

“Biasanya yang beli iu rata-rata orang sekitar tempat tinggal saya pak, yang beli itu beragam profesi mulai dari nelayan sampai yang remaja,” ungkapnya.

Jaka yang merupakan residivis dalam kasus yang sama. Dirinya sempat mendekam selama 2 tahun 7 bulan di dalam tahanan Lapas Narkotika Serong, Banyuasin.

“Saya bebas tahun 2017 lalu, Kalau sabu ini saya dapatkan dari Riduansyah, sewaktu ditangkap sabu ini saya simpan dalam kantong celana,” jelasnya.

Sementara, Tersangka lain atas nama Rudi, merupakan kurir sabu yang kerap menjadi kaki tangan Jaka. mengantarkan barang ke Alex. Alex merupakan salah satu bandar besar yang saat ini menjadi DPO.

“Meski yang ditangkap bukan bandar besar tapi ini sudah menandakan bahwa di wilayah perairan di Sumsel rawan peredaran narkoba. Untuk itu Polairud berkomitmen akan memberantas peredaran narkoba diwilayah pesisir perairan di Sumsel,” ungkap Imam Thabroni. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here