Laporan Meyda Sari
PALEMBANG, Jodanews.com – Berusaha untuk kabur dan melawan petugas, Andriansyah alias Andre, yang merupakan buronan kasus aksi begal, akhirnya keok setelah diterjang timah panas petugas dari Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Jumat (19/10/2018) malam.
Andre yang selama ini menjadi target petugas Reskrim Polsek Kemuning, diciduk petugas Jatanras Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel yang pimpinan Kanit Kompol Antoni Adhi, di kawasan Jalan Lebak Mulyo Sekip Kecamatan Kemuning Palembang.
Satu kali tembakan secara tegas dan terukur, dilepaskan petugas tepat mengenai kaki kanan tersangka Andre dan membuat tersangka tersungkur. Petugas pun kemudian membawa tersangka Andre ke IGD RS Bhayangkara Palembang untuk dirawat medis.
Andre yang merupakan buronan kasus begal yang merampas sepeda motor milik pelajar di kawasan Jalan Sekip Madang Lorong Makmur Kecamatan Kemuning Palembang, Senin (15/10/2018) malam.
Sebelumnya petugas Reskrim Polsek Kemuning Palembang, berhasil meringkus tersangka Mebi (25) yang juga keok di tembak petugas di bagian kaki nya.
Tersangka Andre dan Mebi, ini keduanya terbilang cukup berbahaya dan sadis dalam aksi begalnya. Keduanya mengancam korban dengan senjata tajam (sajam) bahkan kedua tersangka tak segan-segan melukai korbannya jika melawan.
Dari pengakuan tersangka saat beraksi dirinya hanya bertugas sebagai membawa motor. dan Mebi yang beraksi,” singkatnya saat pres rilis. Selasa (23/10/2018)
Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara mengatakan, pelaku sempat melarikan diri beberapa hari terakhir setelah membegal seorang pelajar di daerah Sekip.
Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku, tim langsung bergerak dan melakukan penangkapan terhadap tersangka. Lantaran mencoba melawan petugas, tersangka pun terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan.
“Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang curas (pencurian dengan kekerasan),” ujarnya. (Editor Jon Heri)








