Laporan Cindra
MUBA, jodanews.com – Salah satu upaya pemanfaatan dana desa yang disalurkan oleh pemerintah daerah Desa Epil Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah mendirikan pasar desa sekaligus meresmikannya yang diberi nama “Pasar Bumdes Permata” sebagai sarana pendukung yang representatif di desa Epil. Hal ini dilakukannya untuk meningkatkan sumber ekonomi masyarakat.
Selaku Pemerintah Kecamatan dirinya berusaha terus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa, salah satunya dengan pembangunan dan peningkatan pasar tradisional (pasar desa).
“Pasar ini dikelola oleh Bumdes secara tertib administrasi, transparan dan akuntabel,” jelasnya, (18/9/18).
Lebih lanjut menurutnya, Pasar Bumdes Permata harus dikembangkan untuk menopang perekonomian desa
“Diharap Desa Epil menjadi desa maju, mandiri dan sejahtera,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Desa Epil, A Rahman usai peresmian saat diwawancarai beberapa media mengatakan tujuan jangka pendek pendirian pasar didesa Epil untuk meningkatkan tarap perekonomian desa Epil dengan memudahkan masyarakat setempat medapatkan barang barang kebutuhannya sehari hari.
Untuk program jangka panjang pihaknya akan terus berupaya meningkatkan infastruktur pasar sehingga baik pedagang maupun pembeli akan lebih nyaman. “Mudah mudahan kedepan akan menjadi pasar pagi sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhanya ,” ujarnya.
Saat ini menurutnya, jumlah los yang ada sebanyak 140 dengan jumlah pedagang sebanyak 150 yang berasal dari kecamatan Betung, Sekayu, desa Epil dan desa tetangga seperti desa Teluk.
Lebih lanjut menurut Rahman, setelah dilakukan peresmian pihaknya akan mengadakan MoU dengan pihak Bumdes dan dana retribusi akan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan termasuk infrastruktur.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh sekcam Lais Marsofi SKM MM didampingi kepala desa Epil A Rahman, Kasi PPD, kasi Pemerintahan, kasi trantib kecamatan lais, perangkat desa Epil dan masyarakat setempat. (Editor Jonheri)








