Laporan Abiyasa/Pendim 0705
MAGELANG, Jodanews.com- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 102 tahun 2018 di Desa Gandusari, Kecmatan Bandongan, sebentar lagi akan berakhir. Seluruh prajurit TNI yang tergabung dalam satgas TMMD akan kembali ke kesatuan atau markasnya masing – masing, rabu (01/08).
Ada sejuta kesan dan kenangan indah yang tertinggal dan itu akan dikenang selalu oleh warga khususnya desa Gandusari, kecamatan Bandongan.
Keberadaan Prajurit TNI selama empat minggu terakhir sungguh sangat bermakna dan bermanfaat bagi warga. Banyak pekerjaan fisik yang berhasil dilakukan, seperti pembuatan jalan, bedah rumah dan jambanisasi, berhasil diwujudkan berkat gotong royong antara prajurit TNI dan warga yang tidak kenal lelah. Prajurit TNI dan warga bekerja keras bersama siang dan malam.
Program lain yang juga mengesankan warga dalam TMMD kali ini adalah kebersamaan prajurit TNI bersama masyarakat. Prajurit TNI selama mengikuti program TMMD menginap di rumah warga. Hal ini memungkinkan prajurit TNI untuk aktif berbaur dalam kegiatan masyarakat seperti pengajian di mushola, tahlilan, membantu warga yang menggelar hajatan, ronda malam, bahkan ikut dengan warga ngobrol di warung kopi.
Seperti yang diungkapkan oleh Ahmad (34), warga Dusun krajan Desa Gandusari. Dirinya sangat senang para prajurit menunjukan rasa kekeluargan yang begitu tinggi. “Saya sangat senang dengan kedatangan bapak- bapak Prajurit TNI, saya sempat menangis karena tidak pernah bermimpi bisa tinggal serumah dengan tentara. Saya tidak merasa terbebani dan kerepotan, justru saya merasa bangga rumah saya terpilih untuk ditinggali prajurit TNI, ’’imbuhnya.
Kesan positif juga dirasakan Fauzan (47) Bapak satu anak warga dusun kreo, fauzan menerima bantuan berupa perbaikan (bedah) rumah. menuturkan rasa bahagianya bahwa rumah yang ditempatinya saat ini jauh lebih baik dari sebelumnya.
” Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak bapak TNI yang sudah membangun rumah saya, semoga jerih payah bapak-bapak TNI dibalas oleh Allah SWT dan saya juga berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa dan Bapak Babinsa yang sudah berjuang hingga rumah saya bisa menjadi sasaran TMMD”, ungkapnya.
Itulah sebagian potret TMMD Reguler ke 102 Tahun 2018 di Desa Gandusari. Masih banyak lagi kesan dan kenangan indah yang ditinggakan TNI dalam program TMMD di Kacamatan Bandongan. Warga berharap program ini dapat kembali hadir di tahun- tahun mendatang. Hal Ini ,menunjukan bahwa TNI telah manunggal dengan rakyat dan semakin di cintai rakyat, sehingga semboyan “Bersama Rakyat TNI Kuat” memang benar adanya..(editor Jon Heri)







