Home HL Kadinkes Ogan Ilir Ajak Masyarakat Jalankan GERMAS

Kadinkes Ogan Ilir Ajak Masyarakat Jalankan GERMAS

132
0
Laporan Maidi
OGAN ILIR,  Jodanews.com –  Sesuai Inpres No 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)
Saat ini, Indonesia tengah menghadapi tantangan serius berupa beban ganda penyakit. Perubahan gaya hidup masyarakat ditengarai menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi) dalam 30 tahun terakhir. Pada era 1990-an, penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), Tuberkulosis (TBC), dan Diare. Namun sejak 2010, penyakit tidak menular (PTM) seperti Stroke, Jantung, dan Kencing manis memiliki proposi lebih besar di pelayanan kesehatan. Pergeseran pola penyakit ini mengakibatkan beban pada pembiayaan kesehatan negara, maka dari itu di Ogan Ilir juga harus memperhatikan dan menjalankan secara kesadaran diri tentang GERMAS, kata Kadinkes Ogan Ilir Dr Nur Herlina diruang kerjanya,  Selasa (21/8)
Karena itu, GERMAS menjadi momentum bagi masyarakat guna membudayakan pola hidup sehat. GERMAS adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen masyarakat dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian, mulai dari proses pembelajaran hingga menuju kemandirian, katanya.
GERMAS meliputi kegiatan: Melakukan aktifitas fisik, Mengonsumsi sayur dan buah, Tidak merokok, Tidak mengonsumsi alkohol, Memeriksa kesehatan secara rutin, Membersihkan lingkungan, dan Menggunakan jamban. Pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu: 1) Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, 2) Mengonsumsi buah dan sayur; dan 3) Memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit,Tiga kegiatan tersebut dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga, dilakukan saat ini juga, dan tidak membutuhkan biaya yang besar, jelas Dr Nur Herlina.
Sementara itu,  untuk Kabupaten Ogan Ilir sendiri saat ini menghadapi musim kemarau, diharapkan kepada masyarakat selain menjalankan GERMAS juga  lebih bijak mengggunakan Air bersih, bepergian menggunakan masker karena banyak Debu, BAB jangan disembarang tempat (MCK) dan hindari mengkonsumsi makanan dengan pengawet atau berformalin terutama pada anak anak,  untuk menghadapi musim panca roba Mendatang dari kemarau ke musim hujan agar membersihkan selokan,  membersihkan kamar mandi dengan rutin,  menjaga peralatan disekitar jangan sampai digenangi air agar tidak menjadi sarang nyamuk,  supaya DBD dan Malaria dapat diminimalisir, jelas Doktor S3 Universitas Indonesia. (Editor Jonheri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here