Home HL Kabid RTV Pustekkom Targetkan Sumsel Ke Tingkat Nasional

Kabid RTV Pustekkom Targetkan Sumsel Ke Tingkat Nasional

163
0

Laporan Hasan Basri

PALEMBANG, Jodanews.com – Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud menggelar kuis Kihajar 2018 tingkat provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan yang digelar selama dua hari ini, mulai hari ini Kamis (29/8) sampai dengan  Rabu (30/8), diikuti sebanyak 150 siswa mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK negeri dan swasta. Dimana setiap jenjang sekolah terpilih 50 siswa. Dan para peserta lomba adalah siswa terbaik dari masing-masing sekolah yang telah terpilih.
Kepala Bidang (Kabid) RTV Pustekkom, Drs Kusdianto M Si mengatakan, selain itu kuis ini juga di selenggarakan harian dimulai dari bulan Mei sampai September 2018 melalui tayangan Tv edukasi dan suara edukasi. “Kuis yang diadakan setiap tahunnya ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pemanfaatan Teknologi Informasi Komputer (TIK) selain itu juga dimaksudjan untuk memotivasu siswa agar memanfaatkan TIK dalam belajar,” kata Kusdianto disela kegiatan kuis Kihajar di UPT Balai Put Teknologi Informasi Komunikssi Pendidikan (BPTIKP) Sumsel, Rabu (29/08).
Ada dua tes yang harus dilakukan peserta, pertama tes akademik dan kedua tes presentasi TIK. Serangkaian soal telah disiapkan dan disajikan sesuai dengan jenjang sekolah dan bagi peserta terbaik akan diikuti ke tingkat nasional pada tanggal 12 Oktober 2018 di Jakarta. “Pada hari pertama, para peserta mengerjakan soal secara online kemudian dipilih 3 nilai terbaik pada masing-masing jenjang untuk maju ke tahap berikutnya, dan pada hari kedua, peserta akan di tes komunikasi.” jelasnya.
Dikatakannya, pada tahun kemarin Sumsel berhasil masuk peringkat kedua, ia berharap untuk tahun ini Sumsel berhasil rebut peringkat pertama. “Saya berharap Sumsel jadi terbaik di tingkat nasional pada tahun ini,” ujarnya.
Kusdianto menyampaikan, Kuis Kihajar diselenggarakan untuk mendorong dan membangun semangat anak didik untuk belajar. Terutama belajar dengan menggunakan teknologi informasi komunikasi.
“Penggunaan teknologi informasi komunikasi sekarang ini begitu luar biasa. Sehingga, tidak ada pelajar yang tidak menggunakan smartphone. Kemajuan itu dimanfaatkan untuk hal positif, seperti mendorong semangat belajar,”pungkasnya (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here