Home HL Gara- Gara Jurusan, Kepsek SMA 4 Oku Tega Siswanya Pindah Sekolah Lain

Gara- Gara Jurusan, Kepsek SMA 4 Oku Tega Siswanya Pindah Sekolah Lain

153
0

Laporan : Aptrama Dedy

 BATURAJA, Jodanews.com- Dengan alasan tidak bisa karena sudah ada ketetapan jatah dari Dinas Pendidikan Provinsi jumlah siswa untuk masing – masing  jurusan baik IPS maupun IPA. Salah seorang anak siswa SMA Negeri 4 OKU ( RL ) ini merasa minatnya ingin jurusan IPA tidak kesampaian akhirnya memilih untuk pindah kesekolah lain.

Kepala sekolah SMA Negeri 04 OKU melalui wakil Kepsek (JR) mengatakan pihak sekolah tidak dapat mengabulkan permohonan siswanya RL untuk pindah dari jurusan IPS ke jurusan IPA, alasannya karena masalah jurusan sudah di tentukan kuotanya oleh Diknas provinsi Sumatera Selatan dan lagi dalam menentukan pembagian jurusan sebelumnya sudah di adakan tes yang diselenggarakan oleh pihak sekolah.

Namun saat diminta untuk menunjukkan hasil tes Jumari tidak menjawab apakah ada atau tidak atau bisa dilihat atau tidak, beliau hanya senyum saja

Sementara itu, orang tua RL saat di bincangi mengatakan anaknya RL ingin sekali di kelas bagian jurusan IPA karena RL bercita-cita kalau taman SMA nanti dia mau melanjutkan sekolah ke Universitas di bidang tekhnik. Karena itu kenapa RL sangat keras kemauannya di jurusan kelas IPA. Kami sebagai orangtua, sangat sedih walaupun sudah diberi pandangan, apalagi saya juga sebagai guru akui SN yang bertugas di salah satu SMP Negeri OKU sedikit banyak memahami perbedaan kelas IPA dan IPS, tetapi RL tetap kuat minatnya di jurusan IPA.

Di jelaskan SN, kalau anaknya masuk SMA N. 04 ridak lagi melalui tes penerimaan namun masuk jalur undangan ( diterima tanpa tes) dari asal sekolah nya SMP N. 32 OKU, jadi dari segi kemampuan SN yakin kalau anaknya memang mampu di kelas jurusan yang di inginkannya tersebut. Dengan raut wajah yang nampak sedih betapa terpukul perasaan anaknya SN bergumam

” Memang dari awal sebelum tes pembagian jurusan kami akui tidak kami urus untuk nemui si A atau si B agar RL dapat di tempatkan di kelas IPA”.

Sementara itu, komentar salah seorang ketua LSM (AD) di OKU sangat menyayangkan kejadian itu, yang mana RL harus pindah sekolah karena keinginannya duduk di kelas jurusan IPA tidak tercapai. Apalagi awalnya SMA N.04 adalah pilihannya. Di ulamgi AD bahwa RL adalah termasuk siswa pintar dari asal sekolahnya, terbukti masuk ke SMA N. 04 jalur undangan ( tanpa melalui tes ) lagi, nah seharusnya pihak sekolah juga punya kebijakan jika anak masuk ke sekolah saja sudah tanpa tes arrinya bukan hal aneh jika dia di beri juga kebebasan untuk memilih jurusan yang diminatinya.

Kalau pihak sekolah selalu mengalaskan bahwa pembagian jurusan adalah keputusan kepala sekolah yang tidak bisa di rubah saya rasa salah besar kebijakan itu, apalagi nama instansi Dinas pendidikan Provinsi selalu dikambing hitamkan. Jadi jangan terlalu kakulah, entah kalau ada maksud lain ? Ketus AD.

Dilanjutkan AD, selaku ketua LSM yang sudah cukup lama berkecimpung di wilayah OKU,  ia sendiri juga sudah komunikasi dengan orang tuanya RL, ternyata banyak jalan yang sudah di usahakan oleh orang tuanya untuk meluruskan keinginan yang merupakan cita cita anaknya itu. Tapi apa hendak dikata, Kepala sekolah merasa sudah bertangan besi dalam memimpin sekolah sehingga tidak memperhatikan betapa terpukulnya anak itu dan kedua orang tuanya yang akhirnya rela pindah kesekolah lain walaupun sudah menyelesaikan seluruh administrasi di SMA N. 04 ini,  di tempat baru juga tetap harus membayar segala keperluan. Yang lebih di sayangkan lagi, di tempat sekolah yang baru ini justru lebih jauh dari tempat tinggal orang tuanya dan yang bukan lagi beda desa namun sudah berbeda wilayah kecamatan.

AD berpendapat, Kepala sekolah SMA N. 04 OKU ini termasuk tega, terhadap anak didiknya yang akhirnya ikut menghambat cita- citanya, bukan sebaliknya yang dapat mengayomi dan mendukung minat siswanya, tutup AD.(editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here