Home HL Aturan inasgoc Di Nilai Batasi Tugas Wartawan Liputan Asian Games

Aturan inasgoc Di Nilai Batasi Tugas Wartawan Liputan Asian Games

201
0

Laporan kholik

Palembang Jodanews.com,- Peraturan Inasgoc melarang wartawan masuk menggunakan Roda dua ( motor ) membuat para awak media kesulitan mengejar berita untuk liputan ke venue-venue lainnya.

tidak adanya toleransi bagi wartawan yang ingin liputan asian games 2018, Membuat seluruh media lokal kesulitan untuk mengejar berita ke venue-venue.

hal ini di sampaikan adri wartawan mitrapol, Dirinya seperti di halang-halangi saat ingin masuk ke area Jakabaring Spory City (JSC) menggunakan sepeda motor, Jum’at siang ( 24/8/2018 ).

” Saya sangat kesulitan untuk meliput ke venue-venue lainnya, Dikarnakan pihak Inasgoc melarang wartawan untuk masuk menggunakan Roda dua untuk mengejar berita, Kami di suruh untuk masuk menggunakan bus yang sudah di sediakan oleh inasgoc, Dan kalau saya mau ke venue lain harus menunggu lama mobil golf untuk menjemput, Karna sifat mobil tersebut tidak standby di tempat venue, Dan saya harus menunggu hingga ber jam-jam” keluh Adri.

“menurut UUD Pers NO 40 thn 1999 pasal 18 ayat 1,2&3 tentang tugas jurnalis untuk liputan yang isinya ” Barang Siapa yang menghalang halangi dan menghambat tugas jurnalistik akan di kenakan sangsi hukuman dua tahun kurungan atau denda paling banyak 500.000.000,- juta.hal ini sangat jelas kalau inasgoc sudah menghalangi tugas jurnalistik.

Hal yang sama juga di keluhkan Yudi wartawan sumatranews.com Dirinya mengatakan, Bahwa wartawan lokal tidak boleh lagi mengambil foto atlit secara langsung, Hal ini ia katakan kalau pembatasan ini adalah peraturan dari pihak inasgoc.

” Dirinya sangat menyayangkan dari pihak inasgoc yang tidak memperbolehkan wartawan mengambil fhoto atlit secara langsung, Kalau begini caranya bagaimana kami untuk mengirim berita ke redaksi kalau tidak ada fhotonya,” Ujar Yudi.

sementara dudin dari Brita-Brita mengaku kalau dirinya ingin balik ke MPC namun karna tidak ada mobil yang datang, bahkan ia menunggu sampai dua jam lamanya membuat seluruh awak media di lokasi memutuskan untuk berjalan kaki, akibatnya banyak wartawan yang mengeluhkan sakit kepala karna berjalan terlalu jauh dan berpanas.

“Saya sangat menyayangkan peraturan inasgoc yang sangat menyusahkan kami untuk liputan asian games, kalau memang tidak di bolehkan kami masuk bawak kendaraan sendiri mestinya pihak inasgoc harus total mempersiapkan transportasi untuk ke venue-venue jangan seperti sekarang ini kami di telantarkan hingga ber jam-jam”kata Dudin

Sementara Sugiono penonton dari jawa barat saat di wawancarai mengaku kalau dirinya sangat kecewa atas semrawutnya transportasi di JSC

“ kami ini penonton dari Jawa Barat Mas, kami menunggu kendaraan di sini sudah hampir dua jam. Ini kan pesta olahraga terbesar di Asia. Katanya menghabiskan uang yang tidak sedikit, fasilitasnya cukup. La kok ini malah seperti ini. Kami tadi harus bolak-balik berjalan kaki, karena kata supir salah satu mobil yang mirip kendaraan untuk golf bilang harus menunggu di fullnya, terus harus bilang sama kepala tim disana. Nyatanya seperti lempar tanggung jawab semua ini orang-orang,” ujar Sugiono menyesalkan.(editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here