Home Kodim Jogya ANGGOTA KORAMIL 11/KRATON TURUT AMANKAN GREBEG BESAR

ANGGOTA KORAMIL 11/KRATON TURUT AMANKAN GREBEG BESAR

181
0

Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yka

YOGYAKARTA, Jodanews.com – Menyambut Hari Raya Idul Fitri, Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat menggelar Hajad Dalem Grebeg Besar yang diselenggarakan pada tanggal 10 bulan Besar berdasarkan kalender Jawa Sultan Agungan. di Pagelaran Keraton dan halaman masjid Gede Kauman, Jumat (24/8/2018).

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran selama prosesi kegiatan, Danramil 11/Kraton, Kodim 0734/Yogyakarta, Mayor Inf Saidi beserta anggota melaksanakan pengamanan di sekitar kompleks Keben Kraton.

Serka Suparwi, anggota Koramil Kraton menuturkan bahwa kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 07.00 Wib,  bersama dengan Polsek Kraton, Satpol PP, Satlinmas kota dan beberapa Ormas.

Pada Grebeg Besar ke-1951 ini Keraton Yogyakarta mengeluarkan sebanyak 7 (tujuh) Gunungan atau Pareden. Yaitu terdiri atas 3 Gunungan Kakung,  1 Puteri,  1 Gepak, 1 Darat, dan 1 Pawuhan. Lima di antaranya diarak ke Masjid Gedhe Kauman, sedangkan dua gunungan menuju Kepatihan dan Puro Pakualaman.

“Gunungan yang berisi hasil bumi ini merupakan simbol sedekah raja kepada rakyatnya sekaligus wujud rasa syukur kepada Allah SWT,” kata Kepala bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Ir. Rony Primanto Hari, MT.

Prajurit Kraton Yogyakarta nantinya mengiringi keluarnya gunungan. Prajurit tersebut terdiri dari prajurit Wirobrojo, Prajurit Daeng, Prajurit Ketanggung, Prajurit Patangpuluh, Prajurit Jogokaryo, Prajurit Prawirotomo, Prajurit Mantrijero, Prajurit Nyutro, Prajurit Surakarta dan Prajurit Bugis yang mengenakan ‘uniform’ masing-masing dilengkapi aksesories seperti senjata tradisional tombak, keris, serta senapan.

Bregodo prajurit Kraton sudah bersiaga di Bangsal Ponconiti, untuk kemudian akan mengusung  gunungan yang merupakan  hasil bumi dari rakyat, kemudian di bawa ke Masjid Gede Kauman, kompleks Kepatihan dan Puro Pakualaman yang terlebih dulu terlebih dahulu di letakkan di Bangsal Ponconiti untuk mendapat doa bersama. Acara tradisi ini disaksikan oleh ribuan masyarakat Yogyakarta yang memadati Kraton. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here