Laporan Abiyasa/Pendim 0705/Mgl
Magelang, jodanews.com- Satgas TMMD(Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa dan bersama-sama warga yang terlibat pengerjaan pengecoran jalan beramai-ramai memindahkan mesin pengaduk atau dengan sebutan molen,yang di gunakan untuk pengecoran jalan tembus dusun kreo desa Gandusari kecamatan Bandongan Magelang.(30/07/2018)
Mesin Molen atau mesin aduk merupakan salah satu peralatan yang di gunakan oleh satuan tugas TMMD kodim Magelang untuk pencampuran antara semen pasir dan batu. Biasanya mesin molen di gunakan untuk membantu pekerja saat mengaduk semen. Dengan mesin ini hasil adukan akan tercampur lebih merata dan lebih bagus hasil pekerjaannya.
Selain itu dilihat dari kecepatannya juga sangat efisien untuk menghasilkan jumlah adukan lebih banyak, juga sangat membantu pekerja jika di bandingkan dengan tenaga manusia.
Terkadang banyak kendala di lapangan saat bekerja karna mesin molen yang sudah tua umurnya terkadang juga sering macet, juga ada kendala lainnya yang kadang dialami oleh anggota satgas TMMD. Salah satunya saat harus memindahkan atau menggeser mesin pengaduk material cor, Karena tanah yang msih berbatu dan tidak rata,sehingga roda mesin molen sangat susah untuk didorong, walaupun sudah dengan tenaga banyak orang.
Merekapun memutuskan untuk mengangkat mesin molen tersebut ramai-ramai dengan hati-hati, karena selain kondisi tanah yang tidak rata, mesin molen tersebut memiliki beban yang cukup lumayan berat.
“Mesin molen itu sangat penting karena dengan menggunakan molen itu proses pengadukan material cor bisa lebih cepat dan hasilnya bagus,” ujar Agus anggota TMMD.”
“Kita memang harus sering memindahkan mesin molen tersebut apabila lokasinya semakin jauh dari posisi molen”. (editor Jon Heri)








