Laporan Abiyasa/Pendim 0705/TMMD 102
Magelang, jodanews.com- Dalam menumbuhkan rasa disiplin setiap Siswa SMP Syubbanul Wathon Salamkanci sejumlah 330 siswa ajaran 2018/2019, perlunya dilaksanakan kegiatan masa orientasi Santri (MORSA) dihalaman Sekolah Smp Syubbanul Wathon Desa Salamkanci Kecamatan Bandongan oleh Anggota Koramil 03/ Bandongan Selasa (3/7).
Sifat Disiplin maupun kecerdasan sangat di perlukan oleh setiap siswa Smp Syubbanul Wathon ,dalam menghadapi serta menyiapkan bibit Generasi yang cerdas modern dan bertaqwa,dengan kegiatan pembentukan karakter kedisiplinan sangat mutlak bagi setiap siswa.
Serma Abdul Aziz selaku anggota Koramil 03/Bandongan memberikan materi kedisiplinan dan mengajarkan peraturan Baris berbaris(PBB) dengan waktu yang singkat ini,mudah mudahan setiap siswa mampu mencerna apa yang telah di ajarkan dan baik pembekalan materi materi sikap dan perilaku serta karakter bagi siswa untuk selalu ditanamkan dalam hatinya,dengan harapan para pembina Koramil Bandongan,setiap siswa berjiwa patriot dan berwawasan luas serta mampu mempunyai watak dan karakter disiplin yang berjiwa patuh dan taat kepada Guru maupun pengasuh di dalamnya “terang Babinwanmil.
Najwa A(12) mengaku sangat senang dan semangat,pada saat pak Tentara ikut mengajari latihan PBB di sekolah kami ,awalnya saya takut,melihat perawakan tegap dan garang,namun pada saat bertemu justru saya malah menjadi kagum dan senang “imbuh anak kelahiran kalimantan tersebut.
I Wayan Jaba Hendra Feryana,S.IP mengucapakan banyak terima kasih yang sangat tak terkira ,kepada jajaran Koramil 03/Bandongan yang telah kerso Rawuh di SMP Syubbanul wathon,untuk ikut serta mencerdaskan anak anak kami,dengan harapan dengan pelatihan yang diajarkan oleh Anggota Koramil mampu dan lebih semangat bagi siswa kami”ungkap kepala sekolah Smp Syubbanul wathon tersebut.
Danramil 03/Bandongan menyampaikan kepada Anggotanya ,agar selalu membantu dan ikut serta, dalam berbagai hal baik kegiatan sosial masyarakat ataupun pendidikan anak Bangsa, demi mencerdeskan generasi yang lebih pintar dan bertaqwa “terang kapten Arm Ahmad Syakir. (editor Jon Heri)








